Arsip Tag: cdi shogun

Cara mengukur panjang sensor pulser saat modif pengapian honda CB/GL

Pagi bos…sehat kan???smoga keberkahan selalu mengiringi setiap langkah kebaikan kita…langsung to the point ya
Bagaimana cara mengukur panjang sensor pulser?? Ini adalah pertanyaan yg selalu muncul di blog ini…sudah dijelaskan berkali2 tetep saja requesnya tinggi…

image

Nah…anggep saja lingkaran itu sebuah magnet..setelah di ukur ternyata diameter magnet 108mm…dan jika kita mengukur titik pusat magnet ke ujung paling luar pulser didapat jarak 58mm…jadi diameter luarnya 116mm!!
Oke…angka 116mm itu adalah patokan kita menentukan nanti di berapa derajat pulser/sensor pulser dipasang!! Kadang orang bertanya…mas panjang pulser berapa mm…posisi diberapa derajat??? Mumet yo???!! Ini itung2anya….
1 lingkarang utuh itu 360°….
Sementara diameter magnet+cenolan pulser 116mm,..ini bisa di hubungkan/disinkronkan….dengan diameter 116mm…berarti kita bisa tahu panjang dari keliling magnet+cenolan pulser….
Rumusnya P=phi x D = 3.14 x 116 = 364.42mm
Jadi 360° keliling lingkaran panjangnya 364.42mm
Berarti 1° = 364.42 : 360 = 1.01mm….
Bisa dibulatkan 1° dari magnet+tonjolan pulser itu 1mm….
Mas…..kalo cb pake cdi shogun sensornya berapa mm di posisi berapa derajat??
Nah jawabnya mudah…karna cdi shogun itu biasanya dipasang pada 15° sebelum piston tma…dan panjang sensor 15-17mm…
Tahu donk sekarang….15° itu berarti 15mm sebelum piston diposisi TMA

Iklan

Membuat jalur kabel/kelistrikan pada Honda CB dan GL tanpa Aki pada sistem pengapian DC

malam bos…bro…sista…gimana kabarnya?? semoga malam jumat ini semua dalam keadaan baik…amieen

langsung to the point ya…Membuat jalur kabel/kelistrikan tanpa Aki pada sistem pengapian DC!! Yup…Emang bisa?? tentu saja bisa…Saya sendiri bukanlah biker yang punya kendaraan standar pabrik…lebih senang oprek sana sini. Nah..Jika selama ini pabrikan mendoktrin bahwa sistem pengapian DC itu harus dan wajib mengandalkan aki…kali ini doktrin itu saya pupus…mosok kalo DC wajib pake aki…hehehehe…

PRINSIP KERJA PENGAPIAN DC

bahasan kali ini diulas secara mendasar saja ya..biar pada faham!! Contoh pengapian CDI sistem DC adalah pengapian Shogun kebo 110cc. CDI shogun kebo adalah CDI DC dan cukup legendaris…pakem yang umum…CDI ini mengambil arus dari aki…karna aki adalah sumber arus DC..dan jika akinya sowak…motornya ikutan mogok dan gak mau hidup. Bagaimana jika arus suplai CDI diambil dari Spull/magneto?? Bisa nyala gak mesinnya??

CDI shogun kebo dan kiprok CBR 150R...siap dirangkai

CDI shogun kebo dan kiprok CBR 150R…siap dirangkai

Arus yang dihasilkan oleh Spull-Magnet merupakan arus bolak balik/AC…jika dilewatkan ociloscope akan keluar grafik sinusoidal/sinus…dimana arus akan naik turun (+/-) membentuk gelombang sinus…. Nah arus dari spull ini bisa kita manfaatkan untuk mensuplai kebutuhan CDI DC dengan cara memutus gelombang sinus menjadi 1/2 sinus sehingga gelombang yang ada berbentuk 1/2 lingkaran. dalam ilmu elektronika pemutusan gelombang dikenal sebagai rangkaian penyearah…bisa 1/2 phase atau 1phase penuh….jika sudah disearahkan..maka arus yang keluar dari rangkaian ini berupa arus DC…. Nah alat penyearah ini bisa berupa dioda bridge atau dalam otomotif dikenal sebagai KIPROK. Jadi jika arus dari spull dilewatkan kiprok…maka setelah keluar arus yang dihasilkan berupa DC (direct current)….

kiprok honda CBR 150R

kiprok honda CBR 150R

Lanjut…..Pada Motor CB dan GL atau Honda Umumnya..kabel spull biasanya terdiri dari beberapa warna yang berupa kabel

Kabel PUTIH  sebagai jalur pengisian

Kabel KUNING sebagai jalur lampu

Kabel Hijau Sebagai Massa/Ground

Kabel Merah-Hitam sebagai jalur spull (untuk pengapian AC)

kabel spull dan kiprok disambung...tidak pakai aki tidak apa2

kabel spull dan kiprok disambung…tidak pakai aki tidak apa2

jika kita memakai CDI DC jalur kabel merah-hitam dipotong dan di nonaktifkan. cukup 3kabel saja yang dipakai…kuning…putih dan hijau. dari spull kabel kuning masuk kiprok disambung kabel kuning juga. kabel putih masuk kiprok disambung dengan kabel putih juga. kabel hijau kiprok dan spul dijadiin satu lalu dibaut ke rangka sebagai massa. Nah pada kiprok akan tersisa 1kabel yaitu kabel merah. Nah kabel inilah yang disambung ke (+12v) pada CDI….dengan disambungnya kabel ini..otomatis CDI DC tidak perlu lagi memakai AKI…dan cerita touring nyetep motor yang mogok gara2 aki soak tidak akan terjadi.

woke mas bro..semoga sharing ini bisa membantu dikala darurat…amieen…