Gojek Kere……”Emansipasi Wanita!!”

Kalo kemaren temanya kere munggah bale (kelakuan orang kaya baru)…sekarang ngomongin Gojek kere…..Gojek kere adalah becandaan kaum akar rumput…..yang sifatnya hanya sebatas dagelan…..kenapa kok namanya gojek kere…yah karena becandanya/guyonannya gak pake duwit………..cirikhas orang miskin yang duitnya cuma beberapa lembar….

Tau…gak….kenapa jakarta macet?? Karena para wanita pada bekerja…coba mbak2 itu mangsak dan ngerumpi didapur….pasti jalanan sepi

Tau gak kenapa banyak pengangguran….karena wanita emoh dirumah, pengenya juga bekerja…disuruh duduk2 nonton tipi terima bayar tiap sasi (bulan) dah gak mau…katanya gengsi kalo minta suami….

Tau gak, kenapa banyak keluarga broken home….karena si Bapak selingkuh….lha dirumah adanya cuma bik-inah…yo uwis akhire juga ditubruk….

Tau gak kenapa anak sekarang pada jadi ALAY….karena minumnya susu sapi….lha si mami dadanya disuntik silikon…biar jadi sexy….

itulah guyonan menggelitik dikampung ketika ronda….Kenapa yang disalahin kaum wanita?? Kenapa tertuduhnya para emak2….??? Enggak tahu deh…dari mana ujung pangkal masalah ini timbul….yang jelas kaum wanita berusaha keras mensejajarkan harga dirinya dengan kaum pria…

Apakah salah??? ah enggak juga…kan hal2 semacam itu udah jadi HAM…kalopun salah mestinya penjara juga akan penuh…hehehehehe…..banyak sekali alibi yang dibuat kaum wanita…sampe ada LSMnya segala….sayang …wanita2 ini terlalu naif….sehingga untuk mengejar impiannya mereka rela totalan…dan selalu kalah dan terpaksa kalah……….

di suatu dusun ada anak namanya ATUN….setelah lulus SMA dia menikah dengan Barjo…seorang buruh tani didusunnya….Barjo kerja berangkat jam tujuh…pulang jan 3sore….setiap hari Barjo mendapat upah 30ribu…lumayanlah untuk ukuran hidup didesa…..awalnya pernikahan keduanya bahagia…dan punya seorang anak laki2…..seiring meningkatnya tarap hidup keluarga kecil ini…Hadirlah dirumah gubuk mereka sebuah kotak yang namanya TIPI…a.k.a Televisi…….sayang si atun yang orang dusun lebih cinta sinetron daripada berita politik yang njelehi dan tidak ada endingnya kayak sinetron kotak sabun……..sedikit demi sedikit si atun keracunan gaya hidup gemerlap artis2 disinetronnya……

si Atun berontak………..tidak terima, karena hidupnya cuma biasa2 saja….karena sering cek-cok cerailah mereka berdua…….Si atun terlalu pede…ketika waktu cerai ada LSM yang katanya memebela hak2 kaum wanita…memberinya semangat bahwa jika dia sendiri akan lebih bebas…bebas menentukan nasip dan tidak tergantung pada suami…..(dia lupa bahwa hidup seharusnya hanya digantungkan pada tuhan….) suami hanya kepanjangan tangan tuhan…agar hidup berkah dan tenteram….

Akhirnya si atun ke Jakarta….sayang modalnya cuma ijasah SMA lulusan bahasa….ngomongnya inggeris juga cuma bisa oh yes dan oh no….akhirnya dia keterima di sebuah pabrik garmen…dengan pengalaman menjahit kain sarung suaminya yang sering sobek…mulailah dia bekerja……sayang kehidupan ibukota tak seindah cerita sinetron…..Gajinya cuma UMR…dan di pabrikpun gaji seorang wanita beda dengan seorang pria…..sayang dipabrik tidak ada LSM pembela wanita…adanya cuma sepervisor yang sadis dan suka memaki….padahal super visor sendiri juga seorang wanita…..dulu suamiku tidak pernah membentak…apalagi ngonek2ke dengan bahasa kebun binatang….kenapa hardikan seperti ini tiap hari terdengar lantang ditelinga……”si atun mulai menyesal!!”

di jakarta si atun cuma ngontrak dipemukiman kumuh….bau comberan sangat menyengat….kalo hujan juga becek…atapnya bocor lagi….diibukota dia kesepian…jangankan untuk hidup berdua dengan anak semata wayang…untuk hidup mandiri ternyata susah….ternyata di jakarta makan juga sama tempe tiap hari….mahal lagi!!!

Dalam kesepian dia frustasi…akhirnya pacaran lagi..dengan seorang mandor proyek….karena bujuk rayu….akhirnya juga rela ditiduri…maklum, sudah lama laki2 tidak ada yang menghangatkan relung hatinya………sudah lama surga dunia hilang dari angannya….sialnya lagi si mandor tidak hanya penjahat kelamin….dia juga moroti tabungan si Atun yang gak seberapa!!! Tambah ra karu2an kehidupan si Atun…..kemana larinya LSM yang dulu….apakah ini arti emansipasi?? padahal kata mereka…menteri ekonomi endonesiah aja juga seorang perampuan…..begitu gumam si Atun….kenapa hidup si atun malah jadi Pecun……….

intinya hati2….kerja boleh…berkarir juga monggo…tapi harus sadar bahwa keberadaan wanita mulai dilirik untuk menggerakkan mesin politik…mereka sangat semangat menebar janji….tapi cuma setengah2…kalo si atun lapar gak mungkin mereka akan ngasih makan tiap hari…banyak batasan2 yang tidak bisa ditembus oleh mereka…..

menurutku…wanita lebih berperan sebagai komoditi jika dibanding dengan arti emansipasi sendiri….mereka rela mengorbankan masa depan anak2nya untuk hal2 yang sifatnya gaya hidup……..

25 thoughts on “Gojek Kere……”Emansipasi Wanita!!”

    • hahahaha…pernyataan kuatir!!!!…yakin dengan tuhan gak?? dirumah cuma bapaku yang kerja…tapi aku dan ke-2 adekku kuliah dalam waktu bersamaan karna kami lahir cuma berselang 1tahun….nyatanya gak masalah…..

  1. Sip! artikel sosial ngene iki sing kudu sering diposting, sembodo karo judul blog e 5osial.wordpress.com. Ora mung ngulas bakulan spare part wae…wekekekekekek, mlayu sik ah sak durunge dibandem silinder kop CB.

  2. Muantaaap, like this banget, bisa melihat dari sudut pandang yang berbeda, jarang-jarang orang melihat dari sisi ini… ibaratnya emansipasi wanita ibarat pedang bermata dua…SIP😀

  3. itulah mbah kalo kebelet nafsu emansipasi….di eman ora gelem malah milih sapi….lha wong kodratnya wanita itu mulia….mendidik generasi penerus kok mbalah nukang….wis ra karu-karuan….kebujuk kepincut sing ra ceto…

  4. yo itulah mas, pengaruh budaya barat, wis kabeh kesetaraan gender, kok jarang – jarang yo emansipasi wanita ada kata taat pada suami, atau menjadi wanita yang sholeh,, padahal kodrat asli wanita ra kalah mulia karo kerjo, yaitu sebagai pengatur keluarga dan pendidik anak -anak di rumah, nak keadaan nang omahe tentrem lak yo suami ki mesti kerjane semangat nggo nyukupi kebutuhan keluarga..

    awansanjourneys.blogspot.com

  5. very like this. memang sekarang emansipasi udah menyimpang. sekarang aja cewek maunya pakaian terbuka, mau ngikutin bapak2 sarungan doang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s