Bom meledak di GBIS Kepunton Solo

Bom bunuh diri kembali terjadi. Kali ini menimpa Gereja Bethel Injil Sepuluh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah sebagai sasarannya, Minggu (25/9). Dalam ledakan tersebut, seorang pelakunya tewas sedangkan belasan jemaat lainnya menderita luka-luka.

“Seorang tewas, yakni pelaku peledakan bom bunuh diri. Sedangkan sebelas orang mengalami luka-luka, namun dua diantaranya mengalami luka parah,” ujar Kapolres Solo Kombes Pol Listyo Sigit kepada wartawan saat meninjau ke lokasi TKP,  Minggu (25/9).

Sejauh ini pihaknya masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekitar gereja tersebut. Belum diketahui identitas motif maupun kelompok  peneror bom bunuh diri kali ini. Namun sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut masih dimintai keterangan, termasuk mengevakuasi para korban.

“Korban luka-luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit terdekat,” kata Listyo menambahkan.

Menurutnya, bom bunuh diri tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, beberapa saat setelah kebaktian selesai digelar.

kesenjangan 5osialkah…..trik dan intrik pengalihan isu politik ………atau sara????

110 thoughts on “Bom meledak di GBIS Kepunton Solo

    • ayo adik2…duduk yg tenang…q
      1.bom biasanya terjadi pada bulan agustus-desember
      2.berbarengan dgn pengusutan kasus2 besar semisal lapindo,antasari azhar,dan yg terakhir kisruh nazarudin dan banggar dpr
      3.opo yo?

  1. Hal seperti ini seharusnya dapat menjadi pelajaran bagi pemerintah kita. Dengan belajar dari kejadian ini kita bisa meningkatkan keamanan dan ketertiban sehingga masyarakat akan merasa nyaman.

  2. Kalau menurut saya, itu merupakan intrik dari para tokoh NII, karena, sebenarnya anggapan mereka tentang jihad di jaman sekarang sudah melenceng, mereka pikir jihad itu harus berperang, padahal, sesungguhnya jihad di jaman sekarang adalah menjaga kemurnian islam dangan menjalankan syari’at2Nya dan menjauhi laranganNya. Sebenarnya kafir itu ada 2, ada yang harus diperangi dan ada yang tidak, yang harus diperangi adalah yang mencoba mengganggu islam, seperti para kaum kafir yang melakukan pemurtadan, kristenisasi dan lain-lain kepada kaum muslimin, sedangkan mereka yang berjalan sendiri2 tetapi tidak mengganggu kelangsungan penyebaran Islam, itu sebenarnya tidak harus diperangi.

    Muhammad Rokhmat Fauzi/X5/22.

  3. semakin memperburuk citra indonesia. Dari segi pariwisata sangat merugikan karena turis semakin ragu dengan keamanan di indonesia. Biasanya teroris tergabung dalam suatu organisasi yang bergerak secara radikal dan mengincar tempat tempat yang ramai dengan orang orang yang dianggap tidak sesuai dengan pandangan mereka. selama pihak berwajib belum bisa menuntaskan kasus ini maka segi pariwisata indonesia akan makin terpuruk.

  4. Menurut saya, ditinjau dari segi politik, kejadian ini dilakukan oleh suatu partai/organisasi yang ingin merusak dan memecah organisasi yang ada di dalam gereja tersebut.
    Dari segi sosial, bisa dikatakan kejadian ini lanjutan dari BOM Bunuh diri yang terjadi di salahsatu masjid di cirebon. Mungkin Ini dilakukan oleh pihak yang tidak bertangung jawab yang berusaha untuk memecah belah antara agama satu dengan agama yang lainnya.

    Diky Darmawan / X5 / 12 (Dua Belas)

  5. Menanggapi bom bunuh diri di Gereja Bethel Indonesia Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah tersebut disusupi kampanye RUU Intelijen supaya bisa segera disahkan.
    Tak ayal, hal ini ditentang kelompok-kelompok masyarakat. Saya bersimpati, mengecam dan mengutuk tindakan terorisme. Tapi saya khawatir, ada kampanye RUU Intelejen untuk disahkan dalam pidato itu.
    Terorisme sebagai bentuk kejahatan serius harus ditumpas tapi bukan dengan cara potong kompas mensahkan RUU Intelejen.

    “Jangan jadi jalan pintas dengan mengambil jalan pintas hanya untuk merespon terorisme,”

    Apalagi, saat ini ruang gerak aparat sudah diatur dalam KUHAP, UU Kepolisian atau UU Terorisme itu sendiri. Namun dengan adanya RUU Intelejen, para telik sandi ini bisa menangkap orang tanpa penghormatan terhadap HAM seperti yang tertuang dalam KUHAP. Sehingga tidak ada alasan meloloskan RUU Intelejen karena kasus terorisme tersebut.
    Saya khawatir, wajarlah tindakan terorisme karena intelijen lemah. Intelijen lemah karena tidak ada aturannya. Lalu dijawab dengan RUU Intelejen.
    Saya menilai kembali terulangnya aksi teroris bom bunuh diri membuktikan bila tindakan preventif masih lemah. Ini tidak bisa dilepaskan karena belum adanya payung hukum untuk melakukan tindakan penegakan hukum tanpa dituding melanggar HAM atau represif.

    Hukum harus ditegakkan, rakyat harus dilindungi. Oleh karena itu saya berharap manakala UU yang kita miliki agar aparat intelijen dan kepolisian untuk cegah aksi terorisme itu memang harus dilakukan

    Luthfia Kharismawati/X5/21

  6. SARA mungkin menjadi latar belakang dari kasus bom bunuh diri di solo kali ini,melihat tempat-tempat sasaran bom bunuh diri akhir-akhir ini selalu tempat peribadahan,menunjukkan mulai menurunnya respect antar umat beragama hal ini pada akhirnya akan mengakibatkan perpecahan bagi bangsa indonesia jika tidak diantisipasi dengan sungguh sungguh oleh pemerintah dan seluruh perangkat keamanan negara.kesimpulannya,indonesia harus mengingat dan mengamalkan kembali pancasila agar demoralisasi tidak terus berlanjut🙂
    ‘tanpa perbedaan sama rata dalam roda kehidupan’
    keep respect unity for all

  7. Kalau menurut saya, apabila kasus bom di solo tersebut kita lihat dari segi politik, mungkin citra indonesia sebagai negara hukum dimata dunia semakin buruk, hal itu terbukti dari maraknya kasus bom bunuh diri dimana-mana, tak pandang-pandang entah itu di masjid/mushola, gereja, hotel, dll
    Seperti kasus bom solo tersebut membuktikan bhwa pemerintah indonesia masih belum tegas dalam menangani kasus-kasus terorisme di Indonesia

  8. Kalau menurut saya, apabila kasus bom di solo tersebut kita lihat dari segi politik, mungkin citra indonesia sebagai negara hukum dimata dunia semakin buruk, hal itu terbukti dari maraknya kasus bom bunuh diri dimana-mana, tak pandang-pandang entah itu di masjid/mushola, gereja, hotel, dll
    Seperti kasus bom solo tersebut membuktikan bhwa pemerintah indonesia masih belum tegas dalam menangani kasus-kasus terorisme di Indonesia

    Nurni f (26) X5
    :d

  9. Kurangnya sistem keamanan yang ada di sekitar gereja.
    Membuat masyarakat merasa semakin kurang aman dengan kejadian seperti ini yang sudah beberapa kali terjadi dan menelan banyak korban. Dan menurut saya pelaku bom tersebut sudah tidak memiliki tujuan hidup lagi dan mudah putus asa.

  10. hal yang tidak asing lagi di indonesia. Hanya akan lebih merendahkan moral bangsa. Tujuannya tidak jelas. Apakah sara, politik, ekomi atau apa?
    Mungkin bisa menimbulkan prasangka-prasangka yang bisa memecah bangsa, atau mungkin bisa menimbulkan permusuhan antar umat beragama di dunia.

  11. menurut saya,.
    Kejadian tersebt di lakukan oleh suatu organisasi2 tertentu yang yang bertujuan menhncurkan suatu golongan tertentu.,.
    Oleh karena itu,.
    Kita harus menjauhi organisasi2 yg mencurigakan dan kita tidak boleh masuk k oragoisasi2 tersebt,.
    Karena organisasi sepert itu dapat menjerumuskan kt kepada hal hal yg tidak baek seprti hal na kejadian yg trjadi d artikel trsbt

  12. Menurut saya, dari segi agama, kejadian ini dapat mengganggu kegiatan ibadah yang sedang berlangsung di gereja tersebut.
    Dari segi ekonomi, hal ini dapat merusak gereja. Dan untuk memperbaiki, pasti membutuhkan dana.
    Dari segi sosial, pelaku kejadian ini kurang menghargai orang lain.

    Kharisma lady / X5 / 17

  13. Menurut ane pemboman di gereje itu merupakan tindakan pengecut karena dengan membom tempat ibadah seperti itu entah dibalik itu ada unsur dendam atau soal agama, memang dalam islam ada ajaran untuk berjihad, tapi menurut saya jikalah memang sperti ini tentang jihad, tentu sangat tidak pas, pemerintah tentu bertanggung jawab dengan persoalan ini, tak bisa dipungkiri penjualan bahan kimia yang bebas tentu sangat berbahaya untuk keselamatan bangsa dan negara, serta pihak yang berwajib seharusnya lebih mengiatkan tentang bagaimana mencegah hal 2 seperti ini terjadi, jadi dari kejadian ini dapat menjadi pelajaran untuk lebih waspada, dan siaga kapanpun, dimanapun,..
    Iqbal 15/X2

  14. Menurut saya bom bunuh diri ini merupakan hal yang sia sia saja. Karena hal ini sangat melanggar hukum dan mengorbankan diri sendiri hanya untuk melukai orang lain.

    Selain itu bom bunuh diri merupakan hal yang melanggar berbagai norma dan membuang uang dengan percuma.

  15. menurut saya kasus bom bunuh diri di solo merupakan trik dan intrik politik, namun ada juga unsur SARA nya.
    penyebab merupakan trik dan intrik politik = merupakan salah satu perbuatan terorisme. dan hal itu mencerminkan kurangnya kelihaian alat negara (TNI dan POLRI) dalam mengatasi kasus kriminalitas.
    penyebab merupakan SARA = merupakan kurangnya sikap toleransi umat beragama.

  16. menurut saya.
    Itu disebabkan karena adanya kesenjangan sosial dan pengaruh NII yang begitu kuat di indonesia. Dan akhir-akhir ini bom bunuh diri sering terjadi disejumlah tempat-tempat beribadah. Dan ini juga menunjukkan bahwa rasa menghormati antar agama masih kurang.ini termasuk kecaman untuk pemerintah agar memperhatikan rakyat.

  17. menurut saya bom bunuh diri di Solo dapat merupakan trik dan intrik politik. karena dengan adanya bom bunuh diri di Solo perhatian publik akan berpindah dari isu-isu politik tentang korupsi yang sedang merebak ke isu-isu terorisme. namun bom bunuh diri ini bisa juga mengandung unsur SARA mengingat kejadiannya berada di sebuah gereja. hal ini juga dapat menyiratkan kurangnya sifat saling menghormati antar umat beragama.

  18. In my opinion, such events could occur due to lack of security safeguards. In my opinion, every place of worship in a place it should have the security on duty, so that all undesirable events can be avoided. In every public place might be a bomb-detection equipment installed, so that each person who will enter a public place it could be controlled. Not only was the sale of chemicals used in bomb-making should be tightened, if by presenting the letter of authorization from the police were less able to reduce the risk of possible buyers must make a proposal about what chemicals will be made and in making it should be under the supervision of the security. Extension of the result of bombs and anti-terrorism should be more in realized.

  19. menurut saya bom bunuh diri yang terjadi di solo merupakan akibat dari SARA. hal ini disebabkan karena peristiwa ini terjadi di gereja yang tentu saja mencerminkan ketidaktoleransi antar umat beragama, dugaan saya hal ini dilakukan oleh NII yang baru gencar-gencarnya di Indonesia, sesuai tujuan mereka untuk menciptakan negara islam, jadi mereka berniat menghncurkn dan memusnahkan kaum nasrani.
    tapi disamping itu kejadia ini disebabkan ketidaktegasan pemerintah dalam upaya menuntaskan dan menangkap tokoh NII, sehingga NII masih berkeliaran di Indonesia.
    jadi kita perlu meningkatkan iman dan menjunjung hukum di Indonesia agar tidak terjadi hal seperti ini lagi.

  20. Menurut saya, hal ini tidak semestinya terjadi. Bom bunuh diri tidak hanya mencelakakan diri sendiri, bahkan orang lain pun dapat merasakan imbas dari hal tersebut jika peledakan bom bunuh diri dilakukan di tempat-tempat umum seperti gereja. Bom bunuh diri dapat mengganggu ketenangan dan keamanan orang lain. Mungkin menurut mereka yang melakukan bom bunuh diri, hal itu merupakan suatu jihad dalam ajaran mereka untuk memusnahkan orang-orang yang berbuat tidak sesuai dengan ajaran mereka (para peledak bom bunuh diri). Tetapi jika dipikir secara logika, dengan bunuh diri, seseorang hanya akan mengakhiri hidupnya secara tragis dan hanya akan menunjukkan bahwa ajaran islam itu sebagai ajaran para teroris. Tindakan ini pun termasuk kedalam terorisme yang hanya akan menyengsarakan negara dan bangsa kita dengan tidak terjaminnya keamanan suatu negara. Bahkan hal ini juga merupakan pemecah antar bangsa dan hilangnya persatuan dan kesatuan bangsa kita.

  21. Menurut saya, bom bunuh diri itu seharusnya tidak perlu dilakukan. Apapun caranya, yang namanya bunuh diri seharusnya tidak perlu kita lakukan. Selain hanya akan merugikan diri sendiri, itu juga hanya akan menimbulkan dosa yang akan kita pertanggung jawabkan diakhirat pada saatnya nanti.
    Bom bunuh diri bukanlah cara yang terbaik yang dapat kita lakukan untuk menghindar dari masalah, bukan menyelesaikan justru akan menambah masalah bagi orang yang kita tinggalkan. Bom bunuh diri di Solo bukanlah bom bunuh diri yang pertama kali dilakukan di Indonesia. Seharusnya pemerintah dapat menghimbau dan menyosialisasikan akibat dari bom bunuh diri kepada masyarakat agar tidak dilakukan berulang-ulang. Bukan hanya pemerintah, warga masyarakat sendiri juga harus menyadari itu, karena jika kita melakukan bom bunuh diri, orang lain yang sedang ada disamping kita saat itu, juga bisa merasakan akibatnya.
    Semoga apa yang telah terjadi dan hanya menimbulkan masalah dinegara tercinta ini, INDONESIA, tidak akan terulang lagi.

  22. Seharusnya pihak yang berwajib dapat lebih mengantisipasi kejadian seperti ini. Penjagaan yang lebih ketat harus lebih ditingkatkan. Agar tidak ada kesan “kecolongan” dalam penjagaan. Tak hanya pihak berwajib yang harus melakukan penjagaan, namun dari warga sekitar dan jemaat juga harus memperhatikan keadaan sekitar. Jika terlihat hal yang mencurigaan, masyarakat atau jemaat dapat melaporkan pada satpam atau petugas keamanan. Pihak polisi juga sebaiknya mewawancarai atau mengidentifikasi para korban, seperti dimana posisi korban paling parah saat kejadian, dimana pelaku berada, kapan pelaku masuk gereja, dll. Selain itu, pemerintah sebaiknya juga memberikan rehabilitasi mental kepada para korban hidup agar tidak trauma atas kejadian tersebut. Tidak hanya pada korban, namun bagi masyarakat lainnya agar tidak merasa takut pergi ke gereja. Pelajaran yang dapat kita ambil adalah, kita harus lebih berhati hati dan bersikap was was pada orang mencurigakan di sekitar kita dimana pun kita berada. Entah di rumah, sekolah, tempat kerja, tempat umum, tempat ibadah, dll. Jangan ragu untuk meragukan hal yang mencurigakan pada pihak yang berwajib untk mengantisipasi kejadian seperti itu.

    Dea Pinkan A/X2/08

  23. I think, the person who exploded the bomb or the terrorist is the member of extreme religion group.The group think that they are the most true person.It happens because the wrong teachings given to the group’s members.This criminality happens because many sosial values aren’t applied in the sosiety and the less tolerance.

  24. menurut saya ada dua kemungkinan dalam kasus ini. yaitu pengalihan isu politik dan SARA. Adanya kejadian bom di Gereja Bethel Indonesia Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah bisa mengggiring perhatian publik berpindah dari kasus korupsi para pelabat tinggi negara yang mulai terungkap kepada aksi terorisme di indonesia. berita tentang kejadian bom ini mungkin sengaja dibesar-besarkan agar masyarakat umum melupakan kasus korupsi yang sedang beredar. tetapi juga mungkin upaya sekelompok golongan untuk memecah kesatuan dan persatuan republik Indonesia. seperti aksi terorisme sebelumnya yang mengaku berjihad untuk menegakkan agama. dilihat dari lokasi kejadian yang berada di salah satu tempat ibadah, kemungkinan ini juga besar.

  25. menurut saya, kasus bom bunuh diri di GBIS amatlah sangat tidak berperikemanusiaan. MUNGKIN salah satu faktornya adalah karena adanya suatu golongan/individu yang mereka memang tidak suka dengan golongan yg lain (dalam hal ini adalah umat kristiani), berbeda ideologi dlm ketuhanan. padahal seharusnya kalau mereka (tersangka) mengerti, kebebasan memeluk agama adalah hak asasi. pada akhirnya, tersangka harus menanggung konsekuensi atas apa yang telah dilakukannya, menghilangkan nyawa banyak orang.

  26. In my mind, the act of suicide bombing is an act of irrational, they think that by doing a suicide bombing can go to heaven. That is because the outbreak of brainwashing, which assume that people who disagree are considered “syirik”. In fact, according to the true religion and rationality, suicide bombings were an act of sin. As a result of that happening is not just for suicide bombers, but also harmful to others.
    The act is supposed to do that is to increase alertness. As a society, we should have a general nature only, do not be too fanatic with what is around us.

    Keep spirit.😀

  27. Menurut saya bom bunuh diri merupakan perbuatan yang membahayakan orang lain ,yang melanggar hukum yang berlaku juga norma dan aturan yang berlaku ,sehingga orang/kelompok yang melakukan bom bunuh diri .perlu mendapatkan hukuman yang setimpal .jadi hukum di Indonesia perlu dipertegas lagi .juga polisi bahkan satpam harus dapat menjaga keamanan dan ketenangan daerah di sekitarmya .hingga jika melihat seseorang yang mencurigakan/baru pernah melihat orang itu di daerah itu kita perlu mewaspadainya .jika perlu kita lapor ke RT/RW mengenai hal tersebut.mungkin pemerintah juga perlu memberikan panyuluhan mengenai kehidupan dan perekonomian(lapangan pakerjaan)sehingga masyarakat merasa tenang dan dapat berfikir panjang tentang pentingnya kehidupan kelak ,sehinng masyarakat tidak akan melakukan tindakan bodoh seperti bom bunuh diri yang merugikan orang lain .hingga masyarakat dapat memahami dan mensyukuri hidup ini .selain itu pemerintah perlu menggalakkan untuk toko-toko tidak menjual bahan-bahan kimia yang menjadi bahan untuk membuat bom .sehingga orang yang akan membeli bahan kimia mendapatkan ijin dan pemerintah perlu membatasi jumlah bahan kimia yang akan dibeli oleh individu .

  28. Menurut saya:
    Kembali merebaknya terorisme dapat mengancam keutuhan NKRI, sepertinya upaya penegak hukum dalam hal ini polisi kurang efektif. Kenyataannya banyak teroris lama yang sudah mati, tapi kini banyak lahir teroris baru. Modus yang tengah marak yakni Bom bunuh diri. Bahkan kini terorisme sudah tanpa tedeng aling-aling dalam SARA, jelas-jelas teroris menyerang suatu gereja di Solo.
    Terorisme merupakan masalah sosial yang komplek, sebagian kelompok yang melakukan terorisme ini mengatasnamakan islam. Padahal sebenarnya kita tidak tahu, pemahaman tentang jihad mereka jadikan alasan padahal pemahaman tentang jihad yang ada dibayangan mereka salah.
    Namun, pelaku terorisme ini belum jelas, jadi kita sebagai pembaca tidak boleh menuduh sesuka hati karena itu akan memperkeruh suasana.
    Terorisme ini menunjukkan gejala perpecahan di Indonesia yang harus diberantas. Dan masalah sosial yang harus dicari solusinya karena ini telah menyangkut SARA.
    Nama: Rizqi Nafi’ Syari’ati
    No: 25
    Kelas: X2

  29. Menurut pendapat saya, peristiwa bom bunuh diri kali ini, mempunyai beberapa kemungkinan. Yang pertama dilihat dari aspek agama dan sosial hal ini sungguh sangat bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia. Aksi terorisme kali ini menunjukkan tidak adanya toleransi antar pemeluk agama, karena peristiwa pemboman ini terjadi di Gereja Bethel Injil Sepuluh (GBIS) yang merupakan tempat ibadah bagi umat nasrani. Yang kedua ditinjau dari aspek politik, peristiwa pemboman kali ini mungkin sengaja dilakukan oleh beberapa pihak yang menginginkan adanya peralihan perhatian publik dari kasus-kasus korupsi dan pelanggaran hukum oleh beberapa oknum pemerintah yang sedang heboh saat ini. Meski begitu, tak dapat dipungkiri hal ini membuktikan adanya perilaku frontal oleh pihak-pihak yang tidak beranggung jawab yang menginginkan adanya perpecahan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia di mana Indonesia sedang dalam keadaan terpuruk seperti ini.

  30. NAMA : DANI WISNU WIDIYANTO
    KELAS : X2
    NO : 07

    Menurut saya peladakan yang terjadi di tempat ibadah merupakan salah satu kesenjangan social yang menyudutkan ormas atau organisasi masyarakat tertentu. Dalam hal ini adalah agama Kristen. Sebagaimana yang sering dilakukan oleh NII, suatu ormas yang ingin meng-islamkan seluruh masyarakat Indonesia. Bisa dikatakan bahwa pengeboman juga merupakan bentuk adu domba.

    Kalo ditinjau dari sudut politik, menurut saya pengeboman ini bertujuan untuk mengalihkan perhatian public dari suatu kesenjangan politik yang sedang bergejolak disuatu bangsa. Sehingga media-media berganti wajah atau berganti bahan pembicaraan.

    Pengeboman ini juga merupakan wujud kurangnya rasa nasionalisme. Jiwa nasionalisme yang sudah rapuh, sehingga seseorang mempermalukan bangsanya sendiri. Bukan sekedar mempermalukan, namun dapat memecah-belah seluruh masyarakat Indonesia. Merusak ketentraman social yang sedang berlangsung di Negara Indonesia.

  31. In my opinion behind the incident was likely influenced by several things, both in the field of religion, politics and economics, namely:
    A. In Politics

    1. The existence of a plan of the NII for pitting between Muslims with Christian groups, so that possible clashes that are horizontal or vertical that causes discomfort and insecurity among the people.
    2. The existence of the political machinations of some party which aims to cover the big national issues, so that more people watched on suicide bombings instead of national major cases that are being churned and government.
    3. The existence of the plan from outside parties other than Muslims and some politicians to muddy the relationship between Muslims and the Christians of other faiths, thus worsening the image of Islamic religion in the eyes of nationally and internationally.
    B. In the Field of Religion

    1. Interpretation of misconceptions among the public about the notion of Jihad itself, because until now found many people who support the suicide bombings and calling people who do suicide bombings as a hero, who either are not aware of consciously willing to make a little sense that affect young children’s understanding
    2. But there are also some kemunkinan one of them is the intrigue of the church itself which aims to encourage Christians to hate the religion of Islam, so it appears there is a resistance against the Muslims in the world (the Crusades)
    C. In Economics

    In the economic field, in my opinion because the gap of social range than just good social relationships to issues about the economy, which makes people want to end his life, and hope one day they remembered as a hero and gain paradise in the afterlife that they believe can remove all the misery of life in world.

    But from my opinions can be concluded that there had been social inequalities that occur in society, whether in the form of tolerance or normal social relations because of differences SARA problem in society

  32. RUWANDA PRASETYA / X5 / 29

    menurut saya pengeboman yang ada di solo sudah termasuk kedalam kriminalitas berat.kesadaran masing2 individu menjadi slah satu faktor agarkejadian itu tidak terulang lagi.

    mungkin kejadian itu terjadi karena hal2 berikut ini =
    1.dari pemerintahnya sendiri mungkin karena masalah keamanan . pihak keamanan seharusnya menjaga tempat2 rawan seperti itu. bukanya sudah ada kejadian serupa sebelumnya. seharusnya mereka sadar karena masyarakat kita ini adalah masyarakat pluralisme dan rawan konflik maupun kesenjangan.
    2. mungkin rakyat juga kecewa dengan progam2 pemerintah yang terlalu muluk2 tetapi tidak ada realisasinya.
    3.dilihat dari segi ekonomi menurut saya , oke perekonomian negara indonesia memang menunjukkan kemajuan , pertumbuhan ekonomi meningkat , surplus neraca pembayaran maupun perdagangan. tetapi pemerintah hanya mementingkan ekonomi makro semata. ekonomi mikro hanya dilirik sebentar saja. padahal ekonomi mikrolah yang mendorong perekonomian nasional , kita tau penduduk indonesia secara garis besar ada di menengah kebawah . oleh karena itu seharusnya pemerintah mendorong dan memajukan ekonomi mikro. sehingga pendapatan meningkat , kesejahteraan meningkat. kalo kesejahteraan meningkat insya Allah masyarakat tidak akan rusuh , dan tidak ada konflik.
    semoga dengan kejadian seperti ini membuat kita merenung , bagaimana kita harus menghindari kejadian serupa.

    indonesia akan segera maju. peace for life.

  33. menurut saya, dalam sisi agama kesalahan ajaran yang diterima mereka (kelompok pemboman) tentang berjihad itu sangat menyimpang dari syariat islam yang sebenarnya. mereka merasa bahwa dunia bisa musnah oleh ajaran agama selain islam. disamping itu dengan cara membom, tidak akan menyelesaikan masalah tetapi justru akan memperuncing masalah. meraka menganggap semua orang adalah kafir kecuali dari golongannya.
    dan dari segi politik, bisa saja mereka hanya ingin mencari sensasi agar berita yang beredar tidak hanya tentang korupsi, kecelakaan, dll.
    dan satu lagi, seharusnya penjagaan harus lebih diperketat agar tidak terjadi hal-hal yang sejenis itu terulang kembali. walaupun pasti kelompok dari mereka telah merancang rencana besar.

  34. Menurut saya, bom bunuh diri yang terjadi di Solo tersebut merupakan tindakan yang merugikan, mengapa? karena bunuh diri merupakan tindakan yang dilarang agama, apalagi di tempat ibadah seperti gereja, sangat tidak menghormati orang beribadah.
    tindakan ini juga merugikan orang lain karena telah menyebabkan nyawa orang yang tidak bersalah tewas, luka – luka, maupun rasa trauma.
    selain itu, kinerja aparat penegak hukum di Indonesia telah lalai dan mengalami penurunan kualitas, ini merupakan gejala demoralisasi dalm masyarakat. seharusnya dengan adanya banyak kasus bom seperti ini, yang tidak hanya terjadi sekali, lebih menjadikan aparat dan masyarakat waspada, untuk itu keamanan di sekitar gereja ditingkatkan lagi, misalnya dengan menambah jumlah aparat penegak hukum yang bertugas di setiap sudut gereja.

    sekian…….

    Defa Miftara Agustine/X5/08

  35. Menurut saya
    Ditinjau dari segi ekonomi itu merupakan perbuatan yang merusak fasilitas nagara juga merugikan secara finansial.
    Ditinjau dari segi politik peristiwa tersebut dapat membuat masyarakat beranggapan bahwa keamanan, kenyaman, ketertiban yang di jaga olah aparatur Negara sepert polisi kurang ketat atau lemah / penjagaan yang dilakukan tidak maksimal.
    Ditinjau dari segi sosial itumerupakan tindakan membuat kerusakan didalam masyrakat dengan tujuan menyebarkan rasa takut serta mengancam keselamatan publik.
    Ditinju dari segi agama itu merupakan perbuatan yang tidak mempunyai jiwa/ siat toleransi antar umat beragama.

    Oleh : Haratatik nur rokhmah/X5/14

  36. Menurut pendapat saya, kejadian ini membuktikan bahwa terorisme masih tetap hidup dan sedang berusaha untuk membangun jaringannya kembali setelah kematian pemimpin mereka beberapa waktu lalu. Selain jatuhnya korban, kerugian materi, hal yang penting yang tidak boleh kita lupakan adalah danpak secara psikis, yaitu hal ihi dapat membuat rasa aman, tentram, dan nyaman di masyarakat menjadi hilang, akibatnya kita tidak bisa melakukan segalanya secara bebas karena dihantui rasa takut. Oleh karena itu hendaknya pemerintah dan para aparat penegak hukum berusaha lebih keras untuk menumpas terorisme di Indonesia sampai keakar-akarnya. Namun hal itu tidak akan terwujud tanpa partisipasi dari rakyat Indonesia, oleh karena itu marilah kita sebagai warga Indonesia yang peduli akan keamanan dan ketentraman NKRI untuk ikut berpartisipasi dalam menyalurkan informasi kepada pemerintah ataupun aparat penegak hukum bila ada hal-hal yang mencurigakan dilingkungan kita. Dengan kerjasama semua pihak pastinya kejadian-kejadian seperti ini dapat diminimalisir.

  37. Menurut saya, pelaku bom bunuh diri di Solo benar-benar tidak mempunyai rasa menghormati orang yang sedang beribadah. Sehingga tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila pertama yang berbunyi,”Ketuhanan Yang Maha Esa”. Seharusnya kita sebagai generasi penerus bangsa harus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan mempunyai rasa toleransi terhadap orang yang sedang beribadah.
    Keamanan harus ditingkatkan lagi agar tidak terjadi kasus seperti ini lagi. Sekarang ini banyak kasus-kasus seperti ini. Dan kita sebagai generasi penerus bangsa harus menjauhi terorisme. Dan memperbaiki nama Indonesia dari kata “terorisme”.

    In my opinion, suicide bombers in Solo really did not have a sense of respect for people who are worshiping. So it does not reflect the values of Pancasila, in particular the first principle, which reads, “Belief in God Almighty”. Should we as a nation must practice the next generation the values of Pancasila and have a sense of tolerance towards people who are worshiping. Security must be increased again in order to avoid cases like this anymore. Nowadays many cases like this. And we as nation’s next generation to stay away from terrorism. And improve Indonesia’s name from the word “terrorism”

  38. niken palupi (X2/20)

    I think this solo bomb in the incident due to racial factors, as most are based on the bombing incident / non-patterned inter-religious tolerance. But whatever the reason this kind of terrorism should not have happened if the reason for jihad, I think it exacerbated the image of the nation and the religion concerned. Because the actual people of Indonesia are a moral people.

  39. Akta Fatikhah Handayani Ikawati_X5_01

    Menurut pendapat saya, kejadian bom bunuh diri yang terjadi lagi di Indonesia merupakan alasan dari beberapa pertanyaan: dlm hal (menyangkut) SARA..kejadian ini dikarena pada hal ini kelompok yang terlalu fanatik islam, terlalu menganggap bahwa agama yang bukan islam (non) merupakan orang kafir yang mereka anggap perlu diperangi dan dibasmi.. tapi itu salah, karena kita adalah NKRi yaitu Negara Kesatuan dari beberapa suku agama dll,, wlaupun kita kita seharusnya mempunyai sikap toleransi kpd semua manusia, tdk boleh egois.
    Dr pandangan lain, hal ini juga merupakan trik intrik pengalihan isu-isu politik (seperti pengalihan isu politik dr Nazarudin), yg mereka (ahli politik) lakukan agar masalah politik tdk terlalu diekspose di media masa.. Alasan lainnya dr itu, mungkin balas dendam para pengikut Abu Bakar Baasir yg dijatuhi hukuman berat…
    Ditinjau dr sosial, mungkin para pelaku merupakan warga di bawah garis miskin yg mau diperhatikan oleh pemerintah karena jika tidak diperhatikan terus menerus mereka kecewa dan kurang percaya dengan pemerintah, sehingga mereka ingin menghancurkan NKRI dan mendirikan negara baru (NII)….

  40. manurut saya hal tersebut bisa terjadi karena tidak ada toleransi antara umat beragama, para pelaku terorisme tersebut bisa bebas menjalankan aksinya karena kurangnya keamanan dan pengawasan dari pihak yang berwenang, Selain itu masyarakat juga kurang waspada seharusnya mereka mencuriigai seseorang yang sering berkeliaran di gereja tersebut jauh-jauh hari sebelum kejadian tersebut berlangsung. karena kejadian semacam ini sudah seing terjadi maka seharusnya seluruh lapisan masyarakat meningkatkan kewaspadaannya bukan hanya dari pemeintah dan lembaga yang bewenang yang harusnya waspada . tetapi kita selaku masyarakat tidak boleh bergantung pada masyarakat saja.

    Nama :Novita Laksmi Putri/X5/25

  41. tanggapan saya:

    1. dari segi sosial : masih adanya kesenjangan sosial antar masyarakat. tidak mungkin orang akan melakukan bunuh diri jika tidak ada masalah yang menimpa orang itu. Baik masalah dengan orang lain, sekelompok tertentu atau dirinya sendiri. kurang perhatian dari keluarga atau masyarakat sekitar juga bisa menjadi penyebabnya.

    2. dari segi politik : pemerintah setempat kurang mengawasi masyarakatnya, buktinya BOM bunuh diri bisa terjadi lagi. orang yang tidak bersalah ikut terkena imbasnya. sebaiknya pihak berwajib segera menuntaskan perkara ini agar tidak terjadi lagi, merugikan banyak orang. orang-orang juga wajib waspada.

    3. dari segi budaya : nama indonesia menjadi tercemar. budaya masyarakat di indonesia masih sangat memprihatinkan, masih banyak warga indonesia yang suka membuat kerusakan.

    4. dari segi agama : ada kumpulan/ prganisasi yang ingin menghancurkan orang-orang yang beragama berbeda dengan agama yang dianut oleh organisasi itu.

    5. dari segi ekonomi : setiap musibah pasti ada kerugian di bidang ekonomi. misalnya kehilangan barang-barang tertentu.

    NAMA : AMITA KHOIRI NINDA
    KELAS : x5
    NO : 03

  42. manurut saya hal tersebut bisa terjadi karena tidak ada toleransi antara umat beragama, para pelaku terorisme tersebut bisa bebas menjalankan aksinya karena kurangnya keamanan dan pengawasan dari pihak yang berwenang, Selain itu masyarakat juga kurang waspada seharusnya mereka mencuriigai seseorang yang sering berkeliaran di gereja tersebut jauh-jauh hari sebelum kejadian tersebut berlangsung. karena kejadian semacam ini sudah seing terjadi maka seharusnya seluruh lapisan masyarakat meningkatkan kewaspadaannya bukan hanya dari pemeintah dan lembaga yang bewenang yang harusnya waspada . tetapi kita selaku masyarakat tidak boleh bergantung pada pemeintah saja.

    Nama :Novita Laksmi Putri/X5/25

  43. Astika Putri Nur Fadhila/X5/06

    Menurut saya, ini merupakan kurangnya kesadaran cinta tanah air. Hal tersebut dapat dilihat pada perbuatan teroris-teroris yang tak berperikemanusiaan, contohnya pada kasus bom bunuh diri ini. Polisi juga seharusnya lebih cermat mengamati tingkah laku warga/kelompok yang mencurigakan dan mendorong masyarakat untuk menjamin rasa aman kepada masyarakat. Termasuk sel-sel jaringan teroris dan alat negara dapat secara cepat bergerak memberikan rasa aman dan nyaman termasuk mendeteksi dini yang mengusik rasa keamanan. Semua pihak kepolisian seharusnya menyerukan musyawarah gotong royong. Dan jika pemerintah tidak menjaga keamanan publik dengan serius, rakyat bisa juga melakukan spekulasi. Rakyat bisa saja rakyat menduga bahwa bom Solo ini adalah media untuk mengalihkan isu.

  44. Menurut saya ditinjau dari segi :
    Ekonomi:
    Merupakan perbuatan yang merusak fasilitas Negara dan juga merugikan secara finansial.
    Politik
    Itu merupakan perbuatan yang dapat membuat masyarakat beranggapan bahwa penjagaan keamanan, ketertiban dan kenyamanan yang dilakukan oleh aparatur Negara seperti polisi perlu diperhatikan dan ditingkatkan.
    Agama :
    Merupakan perbuatan yang tidak menghargai / toleransi terhadap sesama umat beragama dan mungkin dapat mangancam keutuhan NKRI
    Sosial :
    Merupakan perbuatan yang membuat kerusakan dan membuat / menyebarkan rasa takut dimasyarakat serta megancam keselamatan public.

    Oleh : Hartatik nur rokhmah / X5 /14

  45. Aryati. Kelas : X5 No. 04

    menurut saya tindakan itu melenceng dari sila-sila di pancasila. sudah menjadi harga mati bahwa sila pertama adalah ketuhanan yang maha esa ,, tetapi perbedaan agama tetap saja menjadi persoalan , bukannya untuk saling dihormati dan dijadikan toleransi.

    tidak bisa suatu negara itu menetapkan satu agama ini untuk menjadi agama seluruh rakyatnya. karena sudah menjadi takdir dan kodrat alam bahwa apabila ada suatu hal pasti ada hal lain ,, misal ada hitam ada putih , nah begitu juga dengan agama , ada agama A , ada juga agama B , dan itu tidak dapat dipungkiri.

  46. Akta Fatikhah Handayani Ikawati_X5_01

    Menurut pendapat saya, kejadian bom bunuh diri yang terjadi lagi di Indonesia merupakan alasan dari beberapa pertanyaan: dlm hal (menyangkut) SARA..kejadian ini dikarena pada hal ini kelompok yang terlalu fanatik islam, terlalu menganggap bahwa agama yang bukan islam (non) merupakan orang kafir yang mereka anggap perlu diperangi dan dibasmi.. tapi itu salah, karena kita adalah NKRi yaitu Negara Kesatuan dari beberapa suku agama dll,, wlaupun kita kita seharusnya mempunyai sikap toleransi kpd semua manusia, tdk boleh egois.
    Dr pandangan lain, hal ini juga merupakan trik intrik pengalihan isu-isu politik (seperti pengalihan isu politik dr Nazarudin), yg mereka (ahli politik) lakukan agar masalah politik tdk terlalu diekspose di media masa.. Alasan lainnya dr itu, mungkin balas dendam para pengikut Abu Bakar Baasir yg dijatuhi hukuman berat…
    Ditinjau dr sosial, mungkin para pelaku merupakan warga di bawah garis miskin yg mau diperhatikan oleh pemerintah karena jika tidak diperhatikan terus menerus mereka kecewa dan kurang percaya dengan pemerintah, sehingga mereka ingin menghancurkan NKRI dan mendirikan negara baru (NII)….

  47. Menurut saya, ledakan bom di GBIS Kepunton Solo berkaitan dengan jaringan teroris di Cirebon. Kejadian ini mungkin pelaku kurang memiliki toleransi dalam urusan agama, atau mungkin pengetahuan pelaku tentang agama.

    Mungkin juga kejadian ini digunakan sebagai alat pengalihan perhatian masyarakat atas masalah yang di alami pemerintah. Mungkin juga ada hubungannya dengan kedatangan Obama ke Bali November mendatang dan sehubungan dengan akan disahkannya RUU Intelijen dan RUU Keamanan Negara oleh DPR.

    Yang jelas kasus ini bisa membuat reputasi Indonesia di luar negeri menjadi tercoreng. karena selama ini di Indonesia banyak terjadi kasus yang serupa di berbagai tempat. Oleh karena itu, pemerintah harus lebih tegas dalam penuntasan kasus terorisme yang terjadi. Namun yang dibutuhkan tidak hanya itu, melainkan harus ada kesadaran diri dari seluruh masyarakat akan adanya kasus terorisme. Terima Kasih……….

    Desi Lestari, Kelas X_5, No Absen 09

  48. Menurut pendapat saya pribadi. Bom bunuh diri merupakan suatu tindakan terorisme yg sangat merugikan masyarakat dan berbagai pihak lainnya, termasuk pemerintah. Sebenarnya kejadian seperti ini bisa terjadi karena beberapa faktor diantaranya yaitu, kuangnya rasa nasionalisme, rusaknya moral bangsa, rendahnya pengetahuan agama, kurangnya rasa toleransi antar umat, dsb. Kemarin pada tanggal 25 september terjadi sebuah bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepuluh (GBIS). Kejadian ini sangatlah patut untuk disesalkan oleh banyak pihak. Pasalnya bom bunuh diri sudah sangat sering terjadi dalam negara kita. Hal ini juga termasuk peristiwa demoralisasi. Banyak sekali kerugian ataupun dampak dari kejadian ini, diantaranya :jika ditinjau dari segi ekonomi, hal seperti ini akan berdampak besar dalam bidang ekonomi, karena kegiatan ekonomi akan lumpuh beberapa saat. pedagang di sekitar gereja tersebut akan berkurang omsetnya. ditinjau dari segi lainnya seperti segi politik, bom bunuh diri seperti ini akan berdampak buruk bagi politik di negara kita. rakyat menjadi kurang percaya daengan pemerintah, karena rakyat menilai pemerintah gagal dalam menjaga stabilitas keamanan, dan hal ini bisa dimanfaatkan oleh beberapa orang yang tidak bertanggung jawab untuk menjatuhkan pemerintah. Oleh karena itu sebagai warga negara yang patuh terhadap hukum dan pemerintah kita seharusnya lebih bisa menjaga rasa nasionalisme kita.

  49. Alvien Lerianza B. / X5 / 02

    Menurut pendapat saya, dalam peledekan bom kali ini ada permasalahan dalam bidang agama yang menyimpang dan adanya kesalahpahaman antara keyakinan yang satu dan lainnya, karena sebelumnya di sebuah masjid di Cirebon yang pernah terjadi beberapa waktu lalu dan sekarang di sebuah Gereja di Solo. Dari segi politik, dimungkinkan adanya suatu organisasi yang ingin mendapatkan keuntungan organisasi itu sendiri tanpa memperdulikan keselamatan orang banyak/masyarakat. Karena bom bunuh diri terlihat untuk membunuh dirinya sendiri (pelaku) yang mungkin diakibatkan karena kesalahpahaman keyakinan berjihad/adanya suruhan dari orang2 yang ingin menghancurkan bangsa Indonesia. Dan ini termasuk perbuatan yang melanggar agama karena telah melanggar larangan Tuhan. Dari segi ekonomi, pastinya setelah peledakan bom tersebut terdapat gedung yang russak dan perlu perbaikan dan juga rusaknya benda2 disekitar gereja tersebut.Dalam hal ini, telah terjadi penyimpangan perilaku seseorang (pelaku bom bunuh diri) yang bisa diakibatkan kurang berfungsinya aparat penegak hukum, memburuknya situasi sosial budaya di masyarakat, dan kurangnya sosialisasi tentang suatu jalan atau petunjuk yang benar. Dan menurut saya ini sudah termasuk terorisme karena telah membuat kerusakan2 di dalam masyarakat yang diakibatkan dari adanya rasa ketidakadilan dan pemahaman keagamaan yang sempit. Telah banyak pula akibat yang ditimbulkan yaitu jatuhnya korban jiwa dan materi, menurunnya pendapatan sektor pariwisata, dan adanya rasa trauma / takut akan keselamatan jiwa. Oleh karena itu perlunya setiap orng untuk berhati-hati dan tidak mengikuti organisasi yang menyesatkan.

    be careful🙂

  50. Aulia ‘Afifah/X5/07

    Menurut pendapat saya, bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Bethel Injil Sepuluh (GBIS) Kepunton, Solo, Jawa Tengah merupakan suatu tindakan yang ingin menghancurkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa secara perlahan. Dengan adanya bom bunuh diri yang terjadi di Gereja tersebut menunjukkan bahwa rasa nasionalisme dan rasa kesatuan yang ada dalam diri rakyat Indonesia telah berkurang dan mungkin saja menghilang.
    Dengan adanya kejadian tersebut semakin menunjukkan bahwa demoralisasi telah merajai Indonesia.
    Mungkin motif yang di bawa oleh si pengebom bunuh diri tersebut adalah ingin mengancam keselamatan publik. Tindakan bom bunuh diri yang terjadi memperlihatkan adanya kesenjangan sosial antar pemeluk agama.

  51. Nama : Caesar KartikaYoga
    No : 06
    Kelas :X2

    Komentar saya mengenai bom bunuh diri yang ada di Solo adalah sangat jelek, bukan hanya di Solo. Karena dapat mengganggu ketertiban umum dan juga terkesan tidak menghormati seseorang untuk menjalankan ibadahnya, seperti yang terkandung dalam Pancasila sila pertama yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa dan mengabaikan semboyan bangsa Indonesia yaitu Bhineka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu. Sehingga HAM kurang terlindungi dengan baik.
    Dari segi agama kemungkinan orang itu memiliki kepercayaan kurang kuat ataupun malah terlalu ekstrim sehingga melakukan bom bunuh diri. Dari segi politik kemungkinan ada suatu pengalihan pandangan publik dari suatu kelompok yang sedang terkena masalah. Dari segi RAS kemungkinan orang itu ingin membalaskan dendamnya untuk menghabisi keturunan seseorang. Dari segi sosial, seorang yang melakukan bunuh diri tidak mempedulikan keadaan sosial yang ada di lingkungannya kemungkinan orang tersebut kurang berinteraksi dengan orang yang ada di lingungan sekitarnya, sehingga dapat dipengaruhi dengan mudah. Dari segi tingkat pengetahuan seseorang kurang luas dan hanya berpandangan sempit sehingga apa yang ia lakukan dianggapnya benar. Dari segi pengamanan, kurangnya pengamanan dari pemerintah maupun masyarakat sehingga sampai saat ini kasus terorisme dan bunuh diri masih merajalela.
    Oleh karenanya kita harus memperkuat iman kita dan tidak mempercayai yang tidak benar, harus lebih menghormati orang lain, memperluas hubungan sosial di lingkungan kita, mewaspadai seorang yang mencurigakan sehingga keamanan lebih terjaga, memperbanyak pengetahuan kita tentang cara beragama yang baik dan benar, dan yang terpenting adalah cinta persatuan dan kesatuan Indonesia.

  52. menurut saya saat ini tindak terorisme kerap terjadi di indoensia bahkan di internasional. terorisme biasanya terjadi di tempat-tempat umum, tak jarang terjadi ditempat-tempat ibaah seperti masjid, gereja dll. pelakunya juga kebanyakan adalah anak-anak remaja yang masih labil dan mudah dipengaruhi. maka dari itu orang tua seharusnya mengawasi anaknya agar tidak terjerumus di dalam terorisme. selain itu sekarang ada NII orangtua patut harus waspada terhadap gerakan tersebut. jangan-jangan anaknya sudah terjerumus didalamnya.

  53. RUWANDA PRASETYA / X5 / 29

    menyrut saya pengeboman yang ada di solo sudah termasuk kriminalitas tingkat tinggi.
    kesadaran masing2 individu menjadi slah satu faktor agar kejadian itu tidak terulang lagi.
    mungkin hal itu juga karena hal2 berikut ini :
    1 . dari pemerintahnya sendiri , mungkin karena masalah keamanan . pihak keamanan seharusnya menjaga tempat2 rawan seperti itu. bukannnya sudah ada kejadian serupa sebelumnya . seharusnya mereka sadar , krena masyarakat kita ini masyarakat pluralisme , dan rawan konflik maupun kesenjangan.
    2. mungkin rakyat juga kecewa trhdp progam kerja pemerintah yang terlalu muluk2 tetapi tidak ada realisasinya.
    3. dilihat dari segi ekonomi , mnrt saya , hmmmm okelah , perekonomian indonesia menunjukkan kemajuan , prtumbuhan ekonominya selalu meningkat , surplus neraca pembayaran maupun perdagangan. tetapi pemerintah hanya mementingkan ekonomi makro. sedangkan ekonomi mikro hanya dilirik saja ,padahal kita tahu bahwa ekonomi mikrolah yang mendorong perekonomian nasional , . kita tau penduduk indonesia secara garis besar ada di menengah ke bawah , seharusnya pemerintah mendorong dan memajukan mereka , sehinnga ekonomi mikro dapat brkembang. sehingga pendapatan meningkat ==> rakyat sejahtera ==> no konflik , no rusuh , no anarkis.

    semoga ini menjadi renungan kita bersama. ,,,
    :* peace for life

  54. Akta Fatikhah Handayani Ikawati_X5_01

    Menurut pendapat saya, kejadian bom bunuh diri yang terjadi lagi di Indonesia merupakan alasan dari beberapa pertanyaan: dlm hal (menyangkut) SARA..kejadian ini dikarena pada hal ini kelompok yang terlalu fanatik islam, terlalu menganggap bahwa agama yang bukan islam (non) merupakan orang kafir yang mereka anggap perlu diperangi dan dibasmi.. tapi itu salah, karena kita adalah NKRi yaitu Negara Kesatuan dari beberapa suku agama dll,, wlaupun kita kita seharusnya mempunyai sikap toleransi kpd semua manusia, tdk boleh egois.
    Dr pandangan lain, hal ini juga merupakan trik intrik pengalihan isu-isu politik (seperti pengalihan isu politik dr Nazarudin), yg mereka (ahli politik) lakukan agar masalah politik tdk terlalu diekspose di media masa.. Alasan lainnya dr itu, mungkin balas dendam para pengikut Abu Bakar Baasir yg dijatuhi hukuman berat…
    Ditinjau dr sosial, mungkin para pelaku merupakan warga di bawah garis miskin yg mau diperhatikan oleh pemerintah karena jika tidak diperhatikan terus menerus mereka kecewa dan kurang percaya dengan pemerintah, sehingga mereka ingin menghancurkan NKRI dan mendirikan negara baru (NII)….

  55. menurut saya, adanya bom bunuh diri itu adalah suatu tindakan yang memalukan karena si pelaku melakukan tindakan yang melanggar hukum dengan melukai banyak nyawa kemudian melarikan diri dari tanggung jawab hukuman dengan cara membunuh dirinya sendiri dan biasanya mereka menganggap bahwa hal yang mereka lakukan benar, sebagai jihad dan akan masuk surga setelah mereka mati, padahal semua itu salah besar, jihad tidak harus dilakukan dengan cara melukai banyak orang seperti itu, menegakkan agama islam dan menyiarkan dakwah islam supaya pemeluk agama-agama lain menjadi muslim itu juga sudah bisa dianggap ber-jihad.

  56. Bom yang meledak di Gereja Bethel Injil Sepuluh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah kemarin, menurut saya merupakan intrik politik sebagai pengalihan kasus-kasus besar yang baru berkembang belakangan ini, yaitu menyangkut peran-peran pejabat negara. Misalnya, kasus korupsi menyangkut departemen kementrian mentransker dan menpora, dsb. Termasuk pembangunan Wisma Atlet di Palembang. semua itu disinyalir karena pihak/kelompok tertentu yang sengaja dialihkan ke isu yang lain agar perhatian masyarakat tertuju pada peristiwa yang baru. Dengan tujuan agar peristiwa yang lama menjadi hilang tidak terekspos publik. kejadian bom meledak, yang lengah bukan masyarakat, tetapi pemerintah. Pemerintah selalu hanya MENGHIMBAU masyarakat saja, bukannya mengantisipasi agar tidak terjadi lagi kejadian-kejadian yang merugikan masyarakat. semua petugas negara juga masyarakat harus siap untuk menjaga keamanan negara. Pemerintah sekarang ini kurang begitu tanggap atas tugas-tugas negara sebagai tanggungjawabnya. Terimakasih –‘ 21(twentyone)

  57. apapun alasannya, bom bunuh diri merupakan perbuatan yang tidak terpuji dan merugikan banyak orang. menurut saya, tindakan bom bunuh diri ini didasari oleh semangat jihad yang salah kaprah. tindakan tersebut bukannya malah akan mengangkat derajat agama Islam, akan tetapi justru akan menimbulkan citra negatif serta meningkatkan antipati terhadap umat Islam (Islamophobia semakin meningkat).

    menurut saya, ada suatu tujuan politik yang melandasi tindakan terorisme yaitu untuk menguasai dunia. terorisme yang bersifat global dan umatnya yang berada diberbagai negara membuat jaringan terorisme menjadi jaringan yang besar. pelaku bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Bethel Injil Sepuluh (GBIS) itu hanya sebagian kecil dari terorisme. mereka mempunyai jaringan besar yang mendunia. jaringan tersebut memanfaatkan masyarakat yang umumnya menengah ke bawah untuk dicuci otak dan diiming-imingi impian-impian yang menggiurkan. ada yang menjanjikan surga bagi pelaku teror, ada yang menjanjikan kehidupan akhirat yang tentram, ada pula yang menjanjikan akan menjamin kesejahteraan keluarga pelaku bom bunuh diri, dan iming-iming lain. masyarakat kelas menengah bawah yang rata-rata kurang berpendidikan menjadi mudah tergiur. selain itu, adapula yang memanfaatkan kaum cendekia muda seperti mahasiswa baru (seperti yang dilakukan NII), untuk dicuci otak karena memanfaatkan semangat juang mereka yang masih menyala-nyala tapi cara berpikir mereka yang masih labil. sama halnya dengan masyarakat kelas menengah bawah, para cendikia muda ini juga diiming-imingi berbagai impian untuk melakukan tindakan radikal yang mengarah pada terorisme.

    dipandang dari sisi sosial, rasa dendam yang memancing keinginan untuk melakukan teror muncul dari sikap diskriminasi masyarakat serta pemerintah terhadap pemeluk Agama Islam penganut golongan tertentu (sering disebut sebagai alkacong atau aliran kathok congklang). sebagaimana kita ketahui, selama ini para pelaku bom bunuh diri adalah masyarakat dari golongan tertentu yang berpenampilan seperti ‘alkacong. secara tidak sadar, kita sering memandang ‘aneh’ terhadap mereka dan merasa enggan untuk bergaul dengan mereka. selain itu, mereka juga sering mendapat kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan dalam berbagai sektor sehingga mereka hanya bergaul dengan sesama ‘alkacong’ saja. karena merasa termarginalkan, mereka menjadi mudah untuk dicuci otak oleh para atasan kelompok terorisme. karena telah dicuci otak, mereka lalu juga menutup diri terhadap hal-hal yang mereka anggap sebagai maksiat dan pemeluk agama lain. mereka menjadi semakin membenci umat nasrani karena umat nasrani lebih mendapatkan kemudahan dalam bermasyarakat dan mencari penghasilan dibandingkan dengan golongan mereka. menurut saya, diskriminasi semacam itulah yang semakin meruncingkan kebencian mereka terhadap umat nasrani sehingga akhir-akhir ini sering terjadi teror di tempat-tempat hiburan, gereja maupun teror kepada polisi yang dianggap telah menghalangi semangat jihad mereka.

    terorisme memang sulit diberantas. tetapi ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh masyarakat, tokoh agama, serta aparat kepolisian untuk saling bekerja sama dalam memberantas terorisme. antara lain adalah:
    1. sosialisasi kepada masyarakat bahwa terorisme adalah tindakan yang salah dan merugikan banyak orang
    2. sikap waspada dari masyarakat terhadap hal hal yang mengarah pada terorisme

    ULFA DAMAYANTI/X5/31

  58. This incident is just a trick and intrigue mere transfer of political issues. As we know, this country is a country full of corruption cases that rarely can be resolved completely. We also know that since the reform era, the mass media is no longer silenced so that the news media about cases of corruption become more frequent and increasingly critical public thought and intelligent response to various cases of corruption cases. Therefore, the parties ‘involved’ with the individuals responsible are not trying to deflect the news and public focus to terrorism which has become a cliche problem in Indonesia. With the success of the plan, they (parties involved) will be able to dodge and finally escape the law.

  59. Kejadian tersebut hanyalah sebuah trik dan intrik pengalihan isu politik semata. Seperti yang kita ketahui, negara ini merupakan negara yang penuh dengan kasus-kasus korupsi yang jarang dapat terselesaikan dengan tuntas. Kita juga tahu bahwa sejak zaman reformasi, media masa sudah tidak dibungkam lagi sehingga pemberitaan media masa tentang kasus korupsi semakin gencar dan pemikiran publik semakin kritis dan cerdas menanggapi berbagai kasus tentang kasus korupsi tersebut. Oleh karena itu, pihak-pihak yang ‘terlibat’ beserta oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab mencoba mengalihkan pemberitaan dan fokus publik dengan terorisme yang telah menjadi masalah klise di Indonesia. Dengan berhasilnya rencana tersebut, mereka (pihak yang terlibat) akan dapat berkelit dan akhirnya lolos dari jeratan hukum.

  60. Menurut saya kejadian Bom bunuh diri yang terjadi ini menyebabkan kerugian di berbagai pihak, dan hal ini bisa terjadi karena kurangnya keamanan yang dijaga.

    Hubungan sosial yang disebabkan dari kejadian ini masyarakat termotivasi untuk saling membantu para korban tetapi dari kejadian ini juga dapat menimbulkan tindakan kriminalitas. Masyarakat menjadi yang mempunyai sikap negatif tergiur untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk mengambil/mencuri barang-barang berharga yang ada di gereja.

    Akan lebih baik lagi dengan adanya kejadian ini Pemerintah jadi lebih tegas lagi dalam menjalankan hukum yang ada. Aparat kepolisian diharap lebih sungguh-sungguh dalam menjalankan tugasnya melindungi dan menjaga keamanan lingkungan.

    Kejadian ini juga membuat kerugian disisi material. Terutama dari pihak gerejanya itu sendiri dan masayarakat sekitar yang kehilangan harta benda bahkan para keluarga jemaat yang kehilangan saudaranya.

    Lia Fatawati/X5/19

  61. I think basically because of social inequality. My rationale for suicide bombers from the family background who are less able, so easily influenced by the thoughts that give happiness or pleasure that can not be achieved from an economic standpoint. this can be seen from most of the countries that are less prosperous like Palestine, Iraq, Afghanistan, etc. there are many suicide bombers. compared to affluent countries like the U.S., Saudi Arabia, Khatar, Kwait, etc., there is rarely / not even willing to become suicide bombers.

  62. Akta Fatikhah Handayani Ikawati_X5_01
    Menurut pendapat saya, kejadian bom bunuh diri yang terjadi lagi di Indonesia merupakan alasan dari beberapa pertanyaan: dlm hal (menyangkut) SARA..kejadian ini dikarena pada hal ini kelompok yang terlalu fanatik islam, terlalu menganggap bahwa agama yang bukan islam (non) merupakan orang kafir yang mereka anggap perlu diperangi dan dibasmi.. tapi itu salah, karena kita adalah NKRi yaitu Negara Kesatuan dari beberapa suku agama dll,, wlaupun kita kita seharusnya mempunyai sikap toleransi kpd semua manusia, tdk boleh egois.
    Dr pandangan lain, hal ini juga merupakan trik intrik pengalihan isu-isu politik (seperti pengalihan isu politik dr Nazarudin), yg mereka (ahli politik) lakukan agar masalah politik tdk terlalu diekspose di media masa.. Alasan lainnya dr itu, mungkin balas dendam para pengikut Abu Bakar Baasir yg dijatuhi hukuman berat…
    Ditinjau dr sosial, mungkin para pelaku merupakan warga di bawah garis miskin yg mau diperhatikan oleh pemerintah karena jika tidak diperhatikan terus menerus mereka kecewa dan kurang percaya dengan pemerintah, sehingga mereka ingin menghancurkan NKRI dan mendirikan negara baru (NII)….

  63. Menurut saya peladakan yang terjadi di GBIS merupakan salah satu jenis sara. Pengeboman ini bisa didasari oleh rasa ingin memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia di bidang keagamaan karena perbedaan-perbedaan yang ada di masyarakat. Hal ini sangat berbahaya jika presiden atau pemerintah – pemerintah agama yang ada tidak segera memberi evaluasi atau pengertian lebih dalam tentang masalah yang sedang terjadi saat ini. Karena , jika masyarakat sudah mulai lengah dan mulai terpengaruhi oleh pengeboman di tempat ibadah ini , maka masyarakat di Indonesia bisa terpecah belah dan tidak ada keharmonisan lagi antar pemeluk agama yang satu dengan yang lainnya.
    Maka sebisa mungkin teroris di Indonesia ini harus segera dimusnahkan. Agar tidak menimbulkan perpecahan dan korban yang lebih banyak lagi.

  64. Menurut saya dalam nilai-nilai keharmonisan suatu masyarakat yang ternodai akan tindakan radikal seperti ini merupakan hasil dari suatu paham yang terlalu mendalam dan pemikiran yang terlalu mementingkan kepentingan pihak tertentu ataupun dalam sebuah masyarakat pastinya terdapat sebuah persoalan mendasar, yaitu “pebedaan”. Dugaan pertama saya ini merupakan kepentingan kelompok agama tertentu yang dilandasi doktrin-doktrin yang sangat menyimpang yang tentunnya tidak suka akan kehadiran kelompok yang menjadi korban. Dilanjutkan dengan tindakan kriminal yang diakibatkan oleh rusaknya tali persaudaraan antara beberapa pihak yang pada ujungnya adalah pelampiasan dendam dengan seenaknya saja tanpa berfikir apa akibatnya. Selain itu ada faktor yang juga tidak dapat dianggap sepele seperti faktor : 1. keisengan, 2. pembuktian anggota kelompok tertentu yang menganggap dirinya hebat jika dapat melakukan itu, 3. bom yang salah alamat yang seharusnya ditujukan di rumah sebelahnya, 4. sang pelaku sudah bosan hidup karena banyak hutang. Mungkin tidak masuk akal, tapi itu pendapat saya :p

    • saya sedikit perhatian dengan pernyataan anda.disini anda mengungkapkan beberapa kemungkinan yang “sedikit” berbeda dengan pernyataan2 yang lain.Misal anda mengungkapkan faktor keisengan,dan ini menarik menurut saya.dimana yang lain terfokus pada 3 option pertanyaan yang antara lain kesenjangan sosial,pengalihan isu politik dan SARA.ini menunjukkan ada kepekaan yang lain untuk mengexplore faktor yang lain.walaupun anda masih mengungkapkan alasan yang sedikit kurang masuk akal.tapi setelah di telaah mungkin benar adanya jika siapa tau si pelaku ini hanya bertindak person a.k.a sendiri atau tanpa di tunggangi kelompok tertentu,mungkin benar hanya “iseng” melakukan melakukan bom bunuh diri karena sang pelaku sudah bosan hidup karena banyak hutang.Yah namanya menduga berarti freedom of speech berlaku disini kan…terima kasih

  65. menurut saya, tindakan pengeboman tersebut adalah tindakan yang sangat memalukan, karena melanggar norma dan hukum, dan melukai banyak orang kemidian melarikan diri dari tanggung jawab hukuman dengan membunuh diri sendiri. biasanya si pelaku mengganggap hal yang dilakukannya itu benar dan merupakan jihad yang nantinya jika dia meninggal tidak dihisab dan langsung masuk surga, padahal itu salah besar. jihad tidak seharusnya dilakukan dengan melukai banyak orang dan mecoba memusnahkan agama selain agama islam, tapi menyiarkan agama islam dan mengajak orang orang yang memeluk agama islam menjadi seorang muslim itu sudah dianggap jihad, dan setahu saya islam tidak mengajarkan kekerasan dan perilaku seperti itu.si pelaku justru akan lebih mencoreng agama islam yang selama ini sudah tercoreng dan identik dengan terorisme.

  66. Menurut saya peladakan yang terjadi di GBIS merupakan salah satu jenis sara. Pengeboman ini bisa didasari oleh rasa ingin memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia di bidang keagamaan karena perbedaan-perbedaan yang ada di masyarakat. Hal ini sangat berbahaya jika presiden atau pemerintah – pemerintah agama yang ada tidak segera memberi evaluasi atau pengertian lebih dalam tentang masalah yang sedang terjadi saat ini. Karena , jika masyarakat sudah mulai lengah dan mulai terpengaruhi oleh pengeboman di tempat ibadah ini , maka masyarakat di Indonesia bisa terpecah belah dan tidak ada keharmonisan lagi antar pemeluk agama yang satu dengan yang lainnya.
    Maka sebisa mungkin teroris di Indonesia ini harus segera dimusnahkan. Agar tidak menimbulkan perpecahan dan korban yang lebih banyak lagi. Semoga kasus bisa bisa menjadi pertimbangan pemerintah terkait banyaknya masalah yang terjadi di negeri kita.

  67. menurut saya, tindakan pengeboman tersebut adalah tindakan yang sangat memalukan, karena melanggar norma dan hukum, dan melukai banyak orang kemidian melarikan diri dari tanggung jawab hukuman dengan membunuh diri sendiri. biasanya si pelaku mengganggap hal yang dilakukannya itu benar dan merupakan jihad yang nantinya jika dia meninggal tidak dihisab dan langsung masuk surga, padahal itu salah besar. jihad tidak seharusnya dilakukan dengan melukai banyak orang dan mecoba memusnahkan agama selain agama islam, tapi menyiarkan agama islam dan mengajak orang orang yang memeluk agama islam menjadi seorang muslim itu sudah dianggap jihad, dan setahu saya islam tidak mengajarkan kekerasan dan perilaku seperti itu.si pelaku justru akan lebih mencoreng agama islam yang selama ini sudah tercoreng dan identik dengan terorisme.

  68. Akta Fatikhah Handayani Ikawati_X5_01

    Menurut pendapat saya, kejadian bom bunuh diri yang terjadi lagi di Indonesia merupakan alasan dari beberapa pertanyaan: dlm hal (menyangkut) SARA..kejadian ini dikarena pada hal ini kelompok yang terlalu fanatik islam, terlalu menganggap bahwa agama yang bukan islam (non) merupakan orang kafir yang mereka anggap perlu diperangi dan dibasmi.. tapi itu salah, karena kita adalah NKRi yaitu Negara Kesatuan dari beberapa suku agama dll,, wlaupun kita kita seharusnya mempunyai sikap toleransi kpd semua manusia, tdk boleh egois.
    Dr pandangan lain, hal ini juga merupakan trik intrik pengalihan isu-isu politik (seperti pengalihan isu politik dr Nazarudin), yg mereka (ahli politik) lakukan agar masalah politik tdk terlalu diekspose di media masa.. Alasan lainnya dr itu, mungkin balas dendam para pengikut Abu Bakar Baasir yg dijatuhi hukuman berat…
    Ditinjau dr sosial, mungkin para pelaku merupakan warga di bawah garis miskin yg mau diperhatikan oleh pemerintah karena jika tidak diperhatikan terus menerus mereka kecewa dan kurang percaya dengan pemerintah, sehingga mereka ingin menghancurkan NKRI dan mendirikan negara baru (NII)….

  69. menurut saya, tindakan pengeboman tersebut sangat memalukan karena melanggar norma, hukum, dan agama dan juga melukai banyak orang. kemudian si pelaku melarikan diri dari tanggung jawab dan hukuman dengan membunuh diri sendiri. biasanya si pelaku menganggap hal yg dilakukannya adlah hal yg benar dan merupakan jihadyang nantinya jika ia meninggal tdk dihisab dan langsung masuk surga, padahal itu salah besar. jihad tdk sharusnya dilakukan dg cara trsbut dan coba memusnahkan agama slain islam, tp menyiarkan agama islam dan mengajak orng2 yg belum memeluk agma islam mjd orang muslim itu sdah termasuk jihad. dan setau saya islam tidak mengajarkan kekerasan dan perilaku memalukan seperti itu, si pelaku justru akan mencoreng citra agama islamyg slama ini sudah bnyak tercoreng krna aksi terorisme yg di identikan dg agama islam.

  70. in my opinion, the incidence of suicide bombings in solo because of SARA. because it occurs in places of worship. This event is similar to a suicide bombing in Cirebon. probably the same motive as the target place is a place of worship. less tolerance with other religions is the main cause of this incident. but even so, whatever the reason the terrorists should not think logically, if, if they mention things that they lakkan was jihad then, why jihad karus injure innocent people, why they would make Islam a bad name in the face of the world?
    whether they want to enter Paradise without reckoning? Can they think logically? whether it really that easy to go to heaven? whereas it is the mystery of God and no one knows except him.

  71. Pertama ini memang tindakan yang tidak manusiawi yang didalamnya terdapat unsur-unsur kepentingan dari suatu pihak. Dalam kasus ini hal yang paling menonjol ialah unsur SARA.
    Dalam nila-nilai hubungan suatu masyarakat yang radikal seperti ini banyak motif yang bisa menjadi dugaan-dugaan selain 3 pertanyaan yang dilontarkan TS namun disini saya juga berhak mengutarakan beberapa pendapat saya. Menurut saya beberapa motif sang pengebom ialah :
    1. Adanya kepentingan suatu kelompok yang tidak menghendaki adanya kelompok yang menjadi korban dan akhrnya melakukan hal yang sangat disayangkan seperti ini. Contoh ekstrim ialah kelompok agama yang memiliki doktrin-doktrin menyimpang akan keyakinan yang didalamnya terdapat unsur radikal yang kuat.
    2. Perbedaan pendapat antara suatu kelompok masyarakat yang ujung penyelesaiannya adalah tindakan yang merugikan seperti ini.
    3. Keisengan. Keisengan juga merupakan hal yang bisa jadi dilakukan suatu kelompok atau perorangan yang memang iseng.
    4. Pengakuan suatu kelompok yang mana jika melakukan hal ini dapat meningkatkan pamor.
    5. Keputusan sang pengebom yang bertindak karena kebanyakan hutang lalu putus asa kemudian nekat mengakhiri hidup dengan cara yang agak berbeda.
    Inti dari semua ini adalah karena akal sehat manusia yang sekarang sudah berfikir bahwa akalnya sangat sehat dan terlalu mengerterlalukan pemikiran sehingga terjadi tindakan yang menurut mereka (sang pelaku) benar tetapi sebenarnya tidak demikian. Disini saya juga merasa saya yang paling benar, itulah manusia yang ingin menjalankan kehendaknya sendiri.

  72. nama:niken palupi b.p
    kelas :X2
    no. : 20
    in my opinion, the incidence of suicide bombings in solo because of SARA. because it occurs in places of worship. This event is similar to a suicide bombing in Cirebon. probably the same motive as the target place is a place of worship. less tolerance with other religions is the main cause of this incident. but even so, whatever the reason the terrorists should not think logically, if, if they mention things that they lakkan was jihad then, why jihad karus injure innocent people, why they would make Islam a bad name in the face of the world?
    whether they want to enter Paradise without reckoning? Can they think logically? whether it really that easy to go to heaven? whereas it is the mystery of God and no one knows except him.

  73. saya ingin mengomentari tentang pencegahan bom di Indonesia. yang masih dalam waktu dekat ini yaitu bom di Solo. pencegahan terorisme di Indonesia semata – mata bukan hanya tugas polisi. kalau kita lihat di Poso, Ambon jaringan terorisme sudah sangat besar. untuk mencegah terorisme di indonesia kita perlu guru, orang tua, tokoh masyarakat, tokoh non formal, maupun formal seperti RT, RW, camat, bupati, dan seluruh bangsa Indonesia, dari hulu sampai hilir harus bekerjasama, mempunyai rasa persatuan dan kesatuan untuk mencegah terorisme Indonesia. menurut saya bom di Solo sangat merugikan orang lain. semua agama melarang umatnya untuk melakukan hal seperti itu.

  74. menurut saya, tindakan yang dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri tersebut sangat merugikan.selain merugikan dirinya sendiri karena tidak akan mendapat apa-apa dan malah mendapat dosa karena bunuh diri adalah perbuatan yang dibenci oleh Allah dan telah melanggar norma-norma, bom bunuh diri yang dilakukan digereja tersebut juga merugikan orang banyak. orang-orang tersebut adalah para korban akibat bom tersebut dan bahkan ada yang menderita luka parah, juga para pengguna gereja karena pasti mengganggu ibadah mereka.

  75. Kebanyakan orang pasti tidak suka sama yang namanya teroris,. Teroris membuat fasilitas rusak, membunuh, dan bunuh diri. Jika mereka adalah dari kelompok-kelompok islam kenapa mereka melakukan hal tersebut? Padahal itu sangat dilarang oleh Allah. Mereka hanya merugikan dirinya sendiri dan orang lain. Perbuatan itu juga melanggar norma-norma yang berlaku.
    saya tidak setuju dengan apa yang dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri tersebut karena melanggar ketentuan hukum yang berlaku diIndonesia. keamanan digereja (bukan hanya digereja itu, tetapi diIndonesia) sangat lemah. Nabi Muhammad pun menghormati agama yang dianut oleh orang lain. Padahal kebanyakan para teroris tersebut beragama islam tp mengapa mereka malah membuat masalah dengan agama lain. Seharusnya mereka sadar apa yang dilakukannya dilarang oleh agama dan negara

  76. Di mana BHINNEKA TUNGGAL IKA kita selama ini ?? Salah satu tindakan yang konyol. Bunuh diri itu dosa. Matinya juga mati konyol, menyengsarakan orang lain yang nggak mengerti apa-apa. Jika memang kejadian itu karena memang unsur SARA, maka pudarlah PANCASILA dan BHINNEKA TUNGGAL IKA kita selama ini. Kita saling menghormati dan menghargai. Jika dengan latar belakang agama, jelas telah disebutkan “bagiku agamaku dan bagimu agamamu”. Jika itu trik dan intrik pengalihan isu publik mengenai politik, “opo iyo o koyo ngono ??” Mengorbankan orang lain !! Namun, mungkin juga pelaku telah melalui pencucian otak oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Pemahaman dan pemikirannya telah didaur ulang hingga ia bisa melakukannya

  77. Upaya penghancuran dari dalam. Mungkin itu yang sedang dicoba dilakukan oleh sekelompok orang, dalang, dibalik peristiwa bom bunuh diri di salah satu gereja di Solo tersebut. Terlihat bahwa dampak dari bom bunuh diri itu menimbulkan kesenjangan sosial yang dalam hal ini melibatkan antar umat beragama. Perlahan-lahan hal itu juga secara otomatis akan mengimbas pada kmungkinan terjadinya perpecahan yang diakibatkan dari perbedaan agama. Akan hilang sikap toleransi antar umat beragama apabila hal-hal yang serupa kembali terjadi. Persepsi-persepsi buruk akan muncul, dan menimbulkan sikap-sikap anti pati pada perbedaan. Apabila salah satu terprovokasi, tidak dipungkiri, apabila akhirnya tejadi peperangan yang justru terjadi di dalam dan oleh rakyat Indonesia sendiri. Sikap yang sepatutnya dipertahankan yakni untuk tetap menghargai perbedaan, dan tidak mempermasalahkan SARA dalam diri Indonesia. Intinya, jangan mudah terpengaruh pada terror dari pihak2 yang tidak bertanggung jawab namun tetap waspada dan sigap pada setiap peristiwa yang merugikan banyak pihak.

  78. sukmawan Bayu Kawuryan X5/30

    menurut saya bom di Solo ini jika di lihat dari segi kebebasan beagama merupakan bukti bahwa kemerdekaan dalam memeluk agama dan melaksanakan peribadatan sesuai dengan agama yang diakui indonesia yang juga tercantum dalam UUD ’45 masih sangat memprihatinkan karena itu merupakan wujud teror dan gangguan dalam melaksanakan peribadatan dan menimbulkan keresahan dan kekhawitiran di masyarakat.Para teroris tersbut mengatas namakan salah satu agama dan mengatakannya sebagai jihad yang justru malah merusak nama agama tersebut di mata dunia.

    Jika dilihat dari segi politik pembrantasan terorisme merupakan salah salah kekuatan politik bagi pemerintahan prsiden SBY selama dua periode ini karena dalam masa pemerintahan presiden SBY dapat menekan pertumbuhan terorisme juga banyak kasus-kasus terorisme yang terungkap seperti tertangkapnya gembong teroris Noordin M Top yang lama diburu oleh kepolisian Indonesia dan beberapa tersangka teroris lainya. Ini semua membuat oponi postif pada publik dan menambah kepercayaan terhadap kinerja pemerintahan SBY, akan tetapi bom di Solo ini membuktikan bahwa terorisme di Indonesia belum se[enuhnya mati dan ini merupakan PR besar bagi pemerinthan SBY untuk membuktikan dan menangkap para pelaku teror tersbut.

    Dari semua hal tersebut kita tetap harus selau waspada dan berhati – hati karena bom di Solo merupakn bukti bahwa terorisme belum mati.

  79. menurut saya kejadian tersebut dilihat dari segi tujuan teroris terjadi karena mungkin teroris tersebut ingin menambah keruh suasana untuk merenggangkan kerukunan beragama di indonesia. dan mungkin terosis masih dendam kepada pemerintah dan juga agama lain sehingga mereka terus mengubah taktik dari bom berkekuatan besar sampai sekarang dengan bom bom low explossive. bahkan saking ingin membela tujuan organisasinya mereka rela berkorban nyawa..

    untuk itu, waspadalah, waspadalah

  80. Nindya parahita XI IPS 2/15..
    Menurut pendapat saya,bom yg terjadi di solo d sebabkan oleh beberapa faktor..salah satu faktorna adalah kesenjangan dlam perbedaan agama…hal ini tentunya berkaitan dengan pengaruh dari diferensiasi sosial yaitu primordialisme…kita sdah tau pengrtian dari primordialisme..primordialisme adalah seseorng menganggp kelompoknya lbh baik dri pda kelompok laen..akita dapat kaitkan bahwa bom di solo tersebut dilakukan oleh seseorang yg menganut suatu agama tertentu yg menganggap agama yg ia anut adalah agama yg paling smpurna…mgkn dalam dri dia kurang d tanamkan adanya jiwa tenggang rasa/rasa saling menghargai antar agama…sesungguhnya Tuhan kita semua hanya satu..akan tetapi,hanya kpercyaan kita saja yang berbeda…kita haruz mengingat dasar negara kita adalah Pancasila..kita jga dilahirkan sebagai makhluk sosial yg saling hdup saling bergantung satu sama lain..kita jga tdak mgkn bisa hidup sndiri tanpa orang laen…

    Menurut pendapat saya bom ini jga ada karna adanya pengaruh lngkungan sosial..dalam hal ini jgn kita artikan secara sempit..namun,kita artikan bahwa lngkungan sosial yg ada d skitar pelaku adalah kelompok yg menganut anggapan yg sama dgn pelaku..sehingga,ini jga dpat membntu pelaku dlm perancangan bom..

    Bom tersebut jga berkaitan dengan konflik sosial yg ada dlm masyarakat..hal itu tentunya mengacu pda definisi konflk sosial itu sndri…yaitu ditandai dgn adanya saling menghancurkan antar kelompok masyarakat…

    Bom trsebut jga berkaitan dengan rusaknya moral masyarakat dgn adanya media komunikasi yg ada dan teknologi yg smakin maju….media komunikasi sgt berpengaruh pda moral masyarakat..jika kita tdak bza menyarng info yg d brikan,kita akan trjebak dan mencontohnya…slaen itu teknologi maju juga sering di salah gunakan oleh masyarakat…dgan adanya teknologi yang maju,mereka dgn mudahnya akan membuat sesuatu atau merakit bom dengan mudahnya

  81. In my opinion, or by all the people around me, suicide is not a good thing. Because it is unwarranted. What is it that causes someone to commit suicide? In general, people committed suicide because of various reasons, including:

    1. Trust. About how people embrace his beliefs. How levels of faith of a servant of god, so he would do anything for his religion.

    2. The inability to overcome the problem. A lot of problems would be stressful if you do not find a solution to solve the problem. So they decided to commit suicide .

    3. Pressure from other parties. This involves also the inability of a person in keeping an important secret, so he was pressured by the opposition to divulge the secret. If he wants to be safe, then suicide is the best way.

    So what to do with suicide bombing? In my opinion, suicide bombings that occurred in solo jealousy is closely related to a trust to another trust. Usually this is done by the extreme adherents of the religion that is too sensitive to face a difference. This can also be due to a plan of revenge for something that has been done in the group was against his religious beliefs, or too strong influence of a given group’s leadership to its members. However, in my opinion the most decisive factor is that the economic gap. In Indonesia, the people of minority faiths usually have a higher economic level than those who hold the trust of the majority. It also deals with primordialism  then why did not leaders who do suicide bombings? Why should members? Is that so funny?

    Commented by Nindina Jatiningtyas XI IPS 2

  82. Zulfrida
    11 ips 2
    22

    Menurut saya kalau pelaku bom bunuh diri itu karena dia tidak mengerti tentang dampak bahayanya melakukan pengeboman seperti itu, karena kurangnya pengertian tentang hal tersebut, ia lalu dengan gampangnya dan mau menyerahkan semua hal yang ada di dirinya untuk dijadikan alat untuk mengelabui dan untuk dijadikan (manten) bom bunuh diri. orang tersebut juga dicuci otaknya dan mau karena seolah olah mereka akan jihad. padahal perbuatan itu adalah salah besar. biasanya orang yang mau seperti itu adalah orang yang rendah sosialisasinya dengan teman temannya, dan kurangnya pengetahuan dan kepercayaan diri mereka, sehingga mudah untuk dipengaruhi.

  83. Mazdan Maftukha Assy / XI IPS2 / 12

    Menurut saya, tindak terorisme merupakan salah satu dampak dari carut marut politik yang terjadi akhir-akhir ini. Mulai dari kasus Nazaruddin hingga pertikaian antara BANGGAR dengan KPK yang membuat kondisi sosial masyarakat tidak terpantau sepenuhnya karena semua perhatian itu tertuju pada kasus yang sedang hangat. Pergerakan jaringan terorisme di Indonesia pun menjadi kendor dari pengawasan pemerintah sehingga jaringan itu dapat bergerak bebas tanpa ada pengawasan yang membahayakan bagi mereka.

    Kasus ini pun bebarengan dengan mencuatnya kasus UU Badan Inteljen Negara yang sedang menjadi hot news di pemberitaan. Dan setelah kasus bom bunuh diri tersebut ada dan pula menjadi salah satu hot news, kasus BIN justru kian terpanasi karena inteljen Indonesia tidak dapat meringkuk jaringan teroris.

    Konferensi Parlemen Asia di Solo pun salah satu menjadi ajang untuk menunjukkan kekuatan teroris sebagai ujung penolakan atas pemerintah Indonesia yang dinilai oleh golongan mereka sebagai sekutu dengan Amerika yang akan memperkeruh ajaran Islam seperti yang diajarkan oleh Nabi Muhammad. Sesungguhnya, jaringan teroris tersebut biasanya selalu bertentangan dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah.

    Semua itu terjadi karena kondisi sosial masyarakat Indonesia sedang terpuruk. Pelaku bom bunuh diri tersebut adalah korban dari tindak cuci otak golongan Islam radikal yang menghalalkan segala cara untuk mempertahankan ajaran murni Islam seperti sewaktu hidup Nabi Muhammad. Korban cuci otak jaringan tersebut merupakan target tepat dari segi umur dalam ilmu Sosiologi yakni berkisar umur remaja.

    Saya kira semua itu saling berkaitan satu sama lainnya, antara politik, agama, terorisme, ekonomi, dan kondisi sosial masyarakat. Saya kira, kita sebagai pemuda Indonesia telah lupa dengan nilai-nilai yang tercantum dalam garuda pancasila. Islam bergolong-golongan apa pun itu entah Muhammadiyyah atau Nahdlatul Ulama berperan penting dimana Pancasila ini dirancang dan dikukuhkan sebagai dasar negara. TETAPI MENGAPA MUNCUL ALIRAN ISLAM RADIKAL YANG INGIN MENGEBOM PANCASILA DAN MENGGANTINYA DENGAN KHILAFIYAH.

    mungkin komentar saya ini seperti postingan blog yang panjang lebar sehingga bila ada salah kata dari saya. saya minta ampun ya om,,, mungkin itu komentar saya tentang BOM KEPUNTON. wasalam.

  84. Assalamu’alaikum Wr. Wb
    Menurut saya bom bunuh diri sangat merugikan dan tidak ada gunanya. Bom bunuh diri juga identik dengan Indonesia karena selama ini bom bunuh diri marak terjadi di Indonesia seperti bom bunuh diri di hotel Ritz Carlton Jakarta, di Hardrock Cafe Bali, dan lain sebagainya. Kebanyakan para pelakunya adalah umat muslim, baik karena kesadaran maupun karena suruhan dari pihak tertentu.
    Penyebab adanya bom bunuh diri sepert ini cukup beragam. Menurut saya, bom bunuh diri ini merupakan pelampiasan primodialisme, yaitu paham yang menganggap bahwa kelompoknya adalah yang terbaik di antara yang lain. Kelompok yang saya maksud disini adalah kelompok agama, terutama agama islam. Karena selama ini para pelaku bom bunuh diri adalah umat muslim. Selain itu, penyebab lain adalah adanya dendam , mencari ketenaran, iseng, trik dan intrik pengalihan isu politik dan SARA. Kurangnya pengaman dari aparat kepolisian juga merupakan penyebab terjadinya bom bunuh diri ini.
    Kerugian dari bom bunuh diri ini ditinjau dari berbagai segi antara lain :
    1. Merugikan masyarakat sekitar yang menjadi korban. Baik korban fisik maupun psikis. Korban fisik dari adanya bom adalah banyaknya orang yang meninggal, luka-luka, dan mengalami kerugian materi. Sedangkan korban psikis adalah gangguan mental akibat adanya bom bunuh diri ini.
    2. Memancing perselisihan antar umat beragama apabila korban dan sasarannya adalah umat agama tertentu.
    3. Mengganggu ibadah umat agama lain apabila bom bunuh diri disasarkan di tempat peribadahan.
    4. Menurunkan citra Bangsa Indonesia di mata dunia karena selama ini kasus bom bunuh diri banyak terjadi di Indonesia.
    5. Menurunkan income Negara dalam bidang pariwisata, karena selama ini Indonesia dikenal di mancanegara karena alamnya yang indah. Namun, dengan adanya bom bunuh diri ini akan mengurungkan niat para turis untuk berwisata di Indonesia.
    Dan masih banyak lagi kerugian dari adanya bom bunuh diri.
    Demikian yang dapat saya sampaikan. Banyak khilaf mohon dimaafkan. Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  85. Dilihat dari segi agama: Kejadian tersebut merupakan salah satu upaya dari perorangan atau mungkin kolektif untuk memecah belah kerukunan antar agama. Dampak dari kejadian bom tersebut juga semakin memperlihatkan minimnya sikap toleransi antar agama.

    Dilihat dari segi sosial: pelaku kurang memikirkan dampak yang akan terjadi untuk orang lain di sekitarnya. Padahal itu bisa merugikan banyak orang bukan hanya dirinya sendiri.

    Dilihat dari segi ekonomi: kejadian tersebut merugikan banyak biaya. Mulai dari biaya pengobatan korban, biaya perbaikan gedung. Selain itu, para wisatawan yang hendak berkunjung ke Indonesia khususnya Solo semakin ragu dengan keamanannya. Hal itu bisa mengurangi pendapatan daerah karena jumlah wisatawan semakin sedikit.

    Dilihat dari segi politik: BIN kurang baik dan kurang tanggap dalam bekerja bekerja.

    Amelia Rahman/XI IPS 2/01

  86. Wida Sangganingrum
    XI IPS 2
    20

    Assalammualaikum
    Menurut saya, permasalahan di atas disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain :
    1. Merupakan salah satu pengalihan perhatian dari kasus-kasus lain di Negara ini. Seperti,kasus RUU BIN, kasus Nazarruddin yang tak kunjung usai,kasus korupsi, dan kasus-kasus lainnya. Mungkin ada jaringan teroris yang tidak sepaham dengan kebijakan dan keputusan pemerintah. Sehingga, diharapkan dengan pengalihan seperti ini, kasus2 berat seperti yang telah saya sebutkan diatas semakin diundur penyelesaiannya atau bahkan menjadi dipandang sebelah mata karena pemerintah bingung yang mana dulu yang harus dibahas?
    2. Merupakan salah satu pembuktian bahwa NII masih eksis karena berhasil mencuci otak dan mencetak generasi pengebom bunuh diri
    Para tentor atau guru besar NII mencuci otak korbannya dengan sugesti yang buruk tentang agama lain,memberikan paham primodialisme (paham bahwa kelompoknya yang paling baik), dan memberikan dalil-dalil sesat yang mensalahartikan jihad. Sehingga, saat ini banyak konflik antar agama dan muncul bom bunuh diri di mana-mana. Saya juga heran, organisasi dengan nama Negara Islam Indonesia kok, mengejari pengikutnya dengan berbohong agar mendapatkan uang yang banyak, mennsalahartikan jihad, mencuci fikiran korban, dan perbuatan2 lain yang melenceng dari ajaran islam? Itu namanya bukan Islam. Namun hanya sebuah nama organisasi teroris yang berkedok islam.
    3. Rendahnya pendapatan dan pendidikan masyarakat
    Kenapa saya mengemukakan pendapat seperti diatas? Pertama, jika pendidikan seseorang minim atau rendah ia akan berpikir pendek. Sehingga dengan mudahnya para pencuci otak memasukkan sugesti-sugesti buruk ke dalam otaknya dan akhirnya terorisme merajalela. Kedua, dengan minimnya pendapatan, seseorang akan melakukan apa saja yang menghasilkan uang. Nah, bisa saja pelaku bom bunuh diri itu ialah orang bayaran yang rela mengorbankan nyawanya demi uang yang berlimpah. Mungkin gajinya sangat besar. Namun uangnya bukan untuk dia (uang kan tidak dibawa mati). Tetapi untuk keturunannya yang mungkin sampai turunan ke 7 belum habis
    Sedangkan kerugian yang ditimbulkan akibat bom bunuh diri antara lain:
    1.Kerugian material
    Rusaknya infrastuktur yang terkena bom menimbulkan pengeluaran yang tidak sedikit untuk memperbaikinya
    2.Menimbulkan anggapan kepada masyarakat bahwa islam itu keras
    3.Menurunkan potensi pariwisata
    Para wisatawan tentu akan takut berkunjung ke daerah yang pernah dilanda bom karena merasa keselamatan mereka tidak terjamin
    4.Menimbulkan konflik social dan ketegangan antar umat beragama
    5.Dan lain-lain

    Maaf jika terlalu panjang dan berbelit-belit.
    Wassalammualaikum.
    Terimakasiih…. 

  87. Bom bunuh diri yang dilakukan pada hari Minggu, 25 September 2011 di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo merupakan tindakan yang biadab. Aksi bom bunuh diri biasanya dilakukan oleh kelompok tertentu yang mempunyai pola pikir sama dan cenderung individualis atau tidak bermasyarakat serta menganut agama tertentu. Mereka beranggapan dengan aksi pengeboman yang mereka lakukan, berarti semua masalah di negara ini sudah selesai. Tetapi, justru akan menambah masalah baru. Akibat perbuatan itu, akan menimbulkan kecurigaan negatif antarpemeluk agama dan menimbulkan pandangan buruk tertentu. Selain itu, juga akan merusak keharmonisan dan kebersamaan suku dan agama yang telah terbina dengan erat di Solo. Sebelumnya BIN (Badan Intelijen Negara) sudah memberi peringatan kepada Polri tentang rencana bom bunuh diri di Solo.Tetapi peledakan itu tidak dapat dicegah oleh aparat kepolisian sehingga akan menimbulkan presepsi bahwa aparat kepolisian kurang ketat dalam melakukan penjagaan di GBIS, Solo. Hal itu disebabkan, pada saat pelaku di GBIS, polisi tidak dapat mendeteksinya karena rencana pengeboman itu di lakukan perorangan dan kejadian itu dilakukan saat jemaat hendak pulang atau keluar dari gereja tersebut sehingga pelaku lebih mudah memasuki gereja itu. Untuk itu, aparat kepolisian harus lebih waspada dan lebih diperketat lagi dalam melakukan pengamanan di tempat-tempat tertentu terutama yang rawan terhadap tindakan pengeboman. Dari peristiwa tersebut menimbulkan banyak korban dari para jemaat yang sedang melakukan kebaktian di GBIS, Solo. Jika, dilihat dari segi politik, aksi bom bunuh diri di Solo ada kaitannya tentang masalah politik yang lagi bergejolak di Indonesia sekarang ini seperti korupsi, isu pergantian kabinet,dll. Hal itu, menimbulkan pelaku melancarkan aksinya agar pemerintahan SBY mundur dari jabatannya karena pelaku bom bunuh diri cenderung tidak suka atas kepimpinan SBY, mungkin dia menganggap saat kepimpinan SBY, berbagai masalah terus muncul dari masalah ekonomi, sosial, politik,dll. Pemerintah berusaha menyelesaikan permasalah tersebut dengan baik tetapi pelaku pengeboman menganggap cara yang cepat untuk menyelesaikan masalah dan juga untuk meneggakkan kebenaran adalah dengan cara mengebom atau melakukan aksi bom bunuh diri. Pelaku bom bunuh diri tidak berpikir bahwa perbuatan yang mereka lakukan itu dosa atau dilarang oleh Allah. Padahal, tindakan membunuh satu nyawa sama dengan membunuh seluruh umat manusia.

    Luthfi Gama Putri Perdani (11)
    XI IPS 2

  88. Menurut saya, bom bunuh diri yang terjadi di GBIS Kepunton Solo jika dihubungkan dengan pengaruh adanya diferensiasi sosial, merupakan bukti dari adanya primodialisme. Di mana pada kasus ini, sekelompok orang beragama Islam beranggapan bahwa agama Islam lebih baik dibandingkan dengan agama lain. Karena hal itu, kelompok tersebut berusaha untuk mengurangi jumlah dari penganut agama selain agama Islam dengan cara melakukan bom bunuh diri di tempat peribadatan.
    Pelaku juga melakukan hal ini dengan tujuan untuk berjihad, karena telah berjuang untuk membela agamanya. Namun para pelaku terorisme ini kurang memikirkan akibat selanjuntnya; banyak korban (baik fisik maupun psikis) karena ledakan bom, turunnya minat para wisatawan untuk datang ke Indonesia karena keamanannya kurang. Selain itu, hal ini juga menyebabkan Indonesia dinilai sebagai negara yang penuh teroris, karena terorisme berupa ledakan bom sudah terjadi berulang kali di Indonesia.
    Mengenai kasus ini, kesalahan bukan hanya milik pelaku, tapi juga milik pemerintah. Pemerintah membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan sebuah kasus terorisme. Pelaku bom bunuh diri di Kepunton kali ini merupakan DPO dari kasus terorisme sebelumnya. Jika pemerintah tidak segera menindak-lanjuti kasus ini, tentu saja para anggota jaringan teroris akan terus berlanjut untuk mengganggu kenyamanan, keamanan, dan persatuan Negara Indonesia.

  89. (Sitta Wahyu Qurana / XI IPS 2 / 17)

    Greetings,

    According to the news above about the bomb attack which recently happened in Tenth Bethel Gospel Church, Kepunton, Solo, as my humble opinion, that kind of bomb attack is indeed another terorisms in a form of suicide bombing in Indonesia. Recent Terrorism in Indonesia can in part be attributed to the al-Qaeda-affiliated Jemaah Islamiyah Islamist terror group. Since 2002, a number of ‘western targets’ have been attacked. Victims have included both foreign—mainly Western tourists—as well as Indonesian civilians. Those victims are identic with non-muslim civilians. As the matter of facts, terrorism in Indonesia intensified in 2000 with the Jakarta Stock Exchange bombing, followed by four more large attacks. The deadliest killed 202 people (including 164 international tourists) in the Bali resort town of Kuta in 2002. For this recent case, the suicide bombing happened to non-muslims community. Why those kinds of suicide bomb attack happened to them in Indonesia? In my view, the reason is that primordialism has grown very strong to some people in Indonesia who think that Islam should be the only religion exist in Indonesia. Those ‘weak people’ poorly brain washed by terrorist groups to believe that kind of belief. Thus, that is my first theory about the reason behind the suicide bomb attack which happened to those inside the Tenth Bethel Gospel Church.

    Coincidently, the suicide bombing happened just three days before the the Asian Parliamentary Assembly (APA) on (28-29 September 2011) at The Sunan Hotel Solo. In my opinion, it’s also one of their attempts to prevent the guests of the Asian Parliamentary Assembly – whose mostly a non muslim – to come to Solo. As the result, the guests of the Asian Parliamentary Assembly still come to Solo despite the suicide bombing of the church.

    Furthermore, it could be a tactic to diverse public’s and government’s mind from the chaos of political issues that has happened recently. Once the suicide bombing news rises up, the media will change their topic from political issues to suicide bombing.

    The more we try to uncover the reasons behind this suicide bombing, the closer we come to this conclusion that these actions should be stopped before the issue of Indonesia as the nest of terrorists become worse in the eyes of other countries.

    Thank you.

  90. Menurut pendapat saya, bom bunuh diri di GBIS itu sangat tidak rasional. Hal itu dikarenakan menyangkut hak hidup orang banyak. Jika motif bunuh diri itu dikarenakan urusan beragama, tentunya hal itu salah besar. Bagaimana tidak? Hak beragama merupakan urusan pribadi dengan Tuhannya. Dan beragama merupakan HAM setiap orang, dimana tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun. Selain itu, setiap agama pasti mengajarkan tentang kedamaian, bukan kekerasan. Bom bunuh diri semacam itu merupakan suatu hal yang anarkis, yang terlalu berlebihan yang akhirnya membawa dampak bagi orang yang disekitarnya. Di Indonesia, Pancasila yang menjadi dasar negara kita, harus nya menjadi suatu pedoman dan pegangan untuk hidup berdampingan dalam segala perbedaan. Bom bunuh diri di GBSI menunjukan tidak adanya konsolidasi dalam masyarakat.

    Dilihat dari segi dampak yang ditimbulkan, kejadian tersebut menimbulkan masalah agama, dimana tempat beribadah menjadi rusak. Sehingga hubungan individu pada Tuhannya menjadi terganggu dan terhambat. Dilihat dari segi ekonomi, tentunya kejadian tersebut mengharuskan instansi tersebut untuk merenovasi dan memperbaikinya. Dilihat dari segi agama, tentunya tidak ada rasa toleransi antar beragama, tidak ada rasa pertanggung jawaban individu yang melakukan bom bunuh diri tersebut. Bayangkan saja, bila hal itu dilakukan kepada tempat peribadahan individu tersebut. Pastinya, ada rasa tidak terima bahkan rasa tidak rela tempat peribadahannya diporak-porandakan oleh orang/kelompok tertentu. Dilihat dari segi sosial, kejadian semacam itu menunjukkan ketidakharmonisan antar masyarakat dalam menghadapi perbedaan. Jikalau semua orang memiliki rasa saling menghargai dan menghormati antar beragama, tentunya tidak akan ada kejadian semacam ini lagi. Maka dari itu, hargailah perbedaan. Karena dengan perbedaanlah indonesia ini menjadi berwarna dan unik dimata dunia. Sekian terimakasih.

    Sulistyowati/ XI IPS 2

  91. Menurut saya ,
    kasus bom bunuh diri ini merupakan kasus yang sangat tidak manusiawi. Karena :
    Dilihat dari segi agama: Kejadian tersebut merupakan salah satu upaya dari suatu kelompok tertentu untuk memecahbelahkan antar agama. Padahal, dalam agamapun kita diajarkan untuk tidak saling melukai antar sesama manusia, justru kita harus saling menyayangi. Dalam kasus ini ada hubungannya dengan pengaruh diferensiasi sosial khususnya primodialisme. Dimana kasus tersebut, menggambarkan tentang suatu kelompok yang menganggap kelompoknya paling baik daripada kelompok lainnya.
    Dilihat dari segi sosial: kejadian tersebut sangat meresahkan bagi warga solo, wisatawan yang berkunjung ke solo, maupun masyarakat di sekitar solo. Bisa juga kejadian tersebut dapat membuat korban yang selamat menjadi trauma. Pelaku tidak memikirkan kerugian yang akan terjadi , padahal dampaknya bukan untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk orang lain.
    Dilihat dari segi Ekonomi: Selain kerugian materi (perbaikan bangunan, pengobatan biaya korban) kejadian tersebut menyebabkan kerugian lainnya yaitu hilangnya nyawa seseorang yaitu tersangka dan menimbulkan korban luka-luka yang 2 diantaranya kritis. Selain itu, akibat dari adanya bom bunuh diri ini, dapat mengurangi jumlah wisatawan yang hendak ke solo. Sehingga dapat menurunkan pendapatan daerah.
    Dilihat dari segi politik : Aparat keamanan(densus 88) kurang tanggap dalam menangani kasus -kasus bom seperti yang terjadi di solo ini. Padahal Densus 88 telah dibentuk pemerintah untuk menangani kasus- kasus terorisme, karena kinerja Densus 88 belum optimal sehingga terjadilah bom bunuh diri ini.

    Nama : Dita Saferani
    Kelas : XI SOS 2
    No : 5

  92. Menurut saya, tindakan seperi ini tidak manusiawi dan melanggar norma-norma, yang ada yang didalamnya terdapat unsur-unsur kepentingan dari suatu pihak atau kelompok terentu saja. Pelaku sungguh berdosa besar karena mengatasnamakan agama dalam perbuatan tersebut. Padahal di ajaran ISLAM tidak ada ajaran unuk menyakiti orang lain.
    Menurut saya beberapa motif pelaku ialah :

    1. Adanya kepentingan suatu kelompok yang tidak menghendaki adanya kelompok yang menjadi korban dan akhrnya melakukan hal yang sangat disayangkan seperti ini. Contoh ekstrim ialah kelompok agama yang memiliki doktrin-doktrin menyimpang akan keyakinan yang didalamnya terdapat unsur radikal yang kuat.
    2. Adanya dendam yang sangat mendalam.
    3. Perbedaan pendapat antara suatu kelompok masyarakat yang ujung penyelesaiannya adalah tindakan yang merugikan seperti ini.
    4. Keisengan. Keisengan juga merupakan hal yang bisa jadi dilakukan suatu kelompok atau perorangan yang memang iseng.
    5. Pengakuan suatu kelompok yang mana jika melakukan hal ini dapat meningkatkan pamor.
    6. Keputusan sang pengebom yang bertindak karena kebanyakan hutang lalu putus asa kemudian nekat mengakhiri hidup dengan cara yang agak berbeda.
    Inti dari semua ini adalah karena akal sehat manusia yang sekarang sudah berfikir bahwa akalnya sangat sehat dan terlalu mengerterlalukan pemikiran sehingga terjadi tindakan yang menurut mereka (sang pelaku) benar tetapi sebenarnya tidak demikian. Disini saya juga merasa saya yang paling benar, itulah manusia yang ingin menjalankan kehendaknya sendiri.
    7. Hanya ingin menunjukkan kehebatannya.
    Kerugian atau dampak yang terjadi akibat bom tersebut adalah :
    1. Menurukan harkat dan martabat agama Islam.
    2. Mengganggu ketentraman masyarakat sekitar.
    3. Jumlah wisatawan yang berkunjung di tempat pariwisata sekiar lokasi terjadinya bom, menurun.
    4. Jumlah wisatawan dari luar negeri yang akan berlibur ke Indonesia menjadi berkurang.
    5. Mengganggu ibadah umat lain.
    6. Terjadi kesenjangan antar umat beragama.
    7. Rusaknya sebagian infrastruktur yang penting.

  93. Assalamu’alaikum wr.wb.

    Menurut saya aksi pengeboman yang terjadi di Gereja Bethel Injil Sepuluh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah dilatarbelakangi oleh kesenjangan sosial. Kesenjangan sosial yang disebabkan oleh adanya pengembangan kultur yang mengatasnamakan HAM, dimana banyak hukum-hukum Islam yang terlanggar, yang menyebabkan seolah-olah orang-orang Islam khususnya (moderat) merasa terdzalimi. Dari sinilah muncul garis-garis yang jelas masyarakat mana yang diuntungkan dan masyarakat mana yang dirugikan. Bukan tidak mungkin akan mengakibatkan munculnya aliran-aliran keras dalam tubuh Islam yang mengatasnamakan jihad fi sabilillah.
    Pengeboman yang terjadi ini belum bisa dikatakan sara. Karena sara sendiri maksudnya adalah perang antar agama. Memang ini berkaitan dengan agama, tapi tidak bisa dikatakan ‘perang’. Ini hanya karena orang-orang Islam khusus yang tidak senang dengan sikap-sikap orang Yahudi yang mengkerdilkan hukum-hukum Islam. Jadi, aksi pengeboman itu seperti pembalasan untuk kaum yahudi.
    Sebaiknya sebagai orang yang beragama,khususnya Islam, harus bisa menjaga saudaranya. Tidak menyakiti,merendahkan,dan sebagainya. Agama boleh berbeda-beda tapi kita tetap satu, punya Tuhan yang sama, tinggal di negara yang sama, yang berdasarkan Pancasila.

    bersatu kita teguh bercerai kita runtuh😀

    sekian dari saya ,ada salahnya mohon maaf
    Wassalamualaikum wr.wb.

    Nurul Lathifah Zaman / XI IPS 2 / 17

  94. Nindya Parahita XI IPS 2 / 15
    Menurut saya, Bom yang terjadi di GBIS Solo tersebut terjadi karena adanya beberapa faktor. Salah satu fakto penyebab terjadinya pengeboman tersebut adalah adanya diferensiasi sosial yang terdapat dalam suatu masyarakat. Yang saya maksudkan di sini adalah diferensiasi sosial berdasarkan agama. Diferensiasi sosial berdasarkan agamalah yang sering menyebabkan terjadinya bomerang ( perselisihan ) yang terjadi antar pemeluk agama. Adanya diferensiasi sosial berdasarkan agama yang ada dalam masyarakat seharusnya bukan untuk dijadikan sebagai bumerang ( perselisihan ) antar pemeluk agama. Akan tetapi, seharusnya agama dijadikan sebagai pedoman hidup / aturan tingkah laku manusia itu sendiri.
    Selain itu pengeboman ini juga berkaitan dengan adanya primordialisme. Arti dari primodialisme itu sendiri adalah suatu paham yang menganggap kelompoknya lebih baik daripada kelompok lain. Hal tersebut dapat kita kaitkan dengan kejadian pengeboman yang terjai di GBHS Solo. Menurut saya, pelaku pengeboman tersebut merasa bahwa agama / aliran yang ia anut adalah agama / aliran yang paling sempurna dibandingkan dengan agama lain / aliran lain. Hal ini tentunya akan menjadi bumerang ( perselisihan ) antar pemeluk agama. Pelaku bom bunuh diri tersebut mungkin menganggap orang yang tidak sealiran / seagama dengan dia adalah musuh yang harus di musnahkan / dibunuh. Mungkin juga dia ingin membela agamanya dan menunjukkan ke semua orang bahwa agama / aliran yang ia anut sekarang adalah aliran / agama yang paling sempurna dan menyalahkan agama lain ( membenarkan agamanya ). Akan tetapi, cara yang ia lakukan salah.
    Setelah itu faktor lain yang menyebabkan pengeboman itu terjadi adalah lunturnya jiwa nasionalisme dan tenggang rasa antar pemeluk agama. Hal ini tentunya juga berkaitan dengan moral masyarakat itu sendiri. Tenggang rasa harus tetap kita pertahankan. Perbedaan bukanlah penghancur. Akan tetapi, dalam sosiologi perbedaan adalah kekuatan bagi kehidupan bangsa itu sendiri. Perlu kita ketahui bersama bahwa sebenarnya Tuhan kita itu satu. Akan tetapi yang menyebabkan di dunia ini mempunyai banyak agama ataupun aliran adalah kepercayaan setiap individu. Perlu kita ketahui juga. Dasar negara kita adalah Pancasila dan UUD 45. Didalamnya juga mempunyai makna bahwa perbedaan merupakan kekuatan untuk membangun bangsa kita.
    Faktor penyebab lainya adalah dari segi teknologi yang maju. Kemajuan teknologi dewasa ini sangat maju dan sudah memasuk pada era modernisasi. Kita dapat melakukan apa saja ataupun membuat apa saja degan kecanggihan alat teknologi pada zaman sekarang ini. Bahkan dalam pekerjaan, manusiapun dapat digantikan oleh robot. Pelaku bom bunuh diri tersebut telah menyalah gunakan teknologi yang sangat canggih ini. Seharusnya ia menggunakan teknologi ini untuk hal positif. Akan tetapi, sebaliknya. Ia menggunakan teknologi untuk hal yang negartif dan merenggut nyawa orang lain. Selain media masa ataupun media komunikasi di sini juga sangat mempengaruhi. Karena pada dasarnya bom ini muncul / terjadi tidak hanya di Solo saja. Media masa ataupun komunikasi akan memberikan kita wawasan / pengetahuan yang luas. Itu akan kita dapatkan apabila kita dapat mengambil sisi positif dari informasi tersebut. Apabila kita dapat memilih informasi yang baik, kita akan terjerumus kedalamnya. Mungkin pada awalnya kita hanya merasa penasaran atas kebenaran informasi yang ia dapatkan. Untuk membuktikannya, ia mencoba mempraktikan apa yang sudah ia dapat dari media masa. Sebenarnya masih banyak faktor yang dapat kita analisis dari peristiwa tersebut.
    Dampak dari peristiwa ini adalah konflik Psikologis masyarakat. Maksud dari konflik psikologis di sini adalah kecemasan masyarakat terhadap pengeboman yang semakin marak ini. Selain itu, peristiwa ini juga akan menybabkan semakin adanya kesenjangan antar pemeluk agama. Bahkan mungkin dengan adanya peristiwa ini, akan terjadi permusuhan yang tidak akan terselesaikan selamanya.

  95. Menurut saya, kejadian bom seperti ini memang menimbulkn bnyk presepsi entah itu pro maupun kontra. Salah satu pihak branggapan bhw hal ini adalah suatu kejadian yang terpicu oleh keadaan politik dlm negri, mungkin di lihat dr segi politik kejadian seperti ini mrupakan kritik sosial yg dilakukan pihak yg brprinsip keras (radikal) dgn menunjukan suatu tindakan nyata, tegas, dan beresiko tinggi. Akan tetapi jika ini merupakan kritik pada pemerintah, oknum pelaku bom bunuh diri tersebut malah melakukannya d tempat peribadatan yg kita tau itu ialah tempat yg suci? Kenapa tdk dlakukn langsung di tempat seperti gedung2 pemerintahan yang ada??

    Jadi, menurut saya bom bunuh diri di Solo ini lebih condong pada doktrin dan pemahaman yg salah mengenai ilmu agama ataupun jihad. Pada dasarnya pastilah ada pihak yg memrovokasi peristiwa pengeboman ini mereka memiliki misi dan pemikiran bahwa suatu kelompok (agama) lain harus dihilangkn demi tercapainya harapan yg mereka inginkn.
    Oleh karena itu, tindakan terorisme seperti itu memang pantas menjadi musuh negara karena sudah meresahkan seluruh pemeluk agama yg telah diakui keberadaannya oleh negara, padahal setiap orang memiliki hak yg sama dlm beragama. Sehingga, Pemerintah benar-benar diharapkn mampu mengatasi permasalahan ini dg khusus dan tegas karena menyangkut kestabilan negara yg berprinsip pada Bhinneka Tunggal Ika.

    Anita Kusumawati/ XI IPS 2

  96. Fatma Rahmia Martarizka
    XII.IPS2 /06

    Menurut saya, bom bunuh diri di Solo termasuk diferensasi sosial primordialisme, menganggap kelpompoknya paling baik. Pelaku yang termasuk salah satu anggota yang menginginkan kelompok lain hancur karena merasa tersaingi. Dia menyingkirkan kelompok tersebut dengan cara yang tidak benar di mata hukum, agama, moral, dan sosial.

    Bom bunuh diri di Solo menimbulkan dampak negatif, yaitu :
    – Menambah jumlah kriminalitas di Indonesia.
    – Menimbulkan korban.
    – Menghancurkan fasilitas umum, khususnya fasilitas untuk agama.
    – Menyebabkan kerugian materi.
    – Merendahkan harga diri bangsa Indonesia di mata dunia.
    – Mencemarkan nama baik agama.

    Mengingat kejadian yang sama tentang bom bunuh diri yang telah terjadi tidak hanya di Solo, tetapi juga pernah terjadi di Jakarta dan Bali yang memakan banyak korban dan materi, ini mempunyai kesamaan tentang kesalahan penafsiran agama.
    Terorisme akan sulit diatasi jika masyarakat tidak mau bekerjasama dengan pemerintah. Pemerintah sebaiknya memperketan pengamanan. Walaupun sepertinya sulit untuk menghilangkan terorisme, paling tidak kita dapat meminimalkannya.
    Peran keluarga dalam membentuk mental untuk bekal di dunia luar sangat penting supaya seseorang tidak masuk atau terpengaruh pada kelompok – kelompok yang tidak baik.

  97. Menurut saya, bom bunuh diri yang terjadi di GBIS Kepunton Solo ini sangatlah memprihatikan.. Bawasannya banyak kejadian-kejadian terorisme seperti bom bunuh diri ini terjadi, sebagian besar terjadi dengan alasan membela agamanya dan alasan-alasan yang kebanyakan tidak rasional.. terkait dengan pelajaran sosiologi ini adalah salah satu dampak dari diferensiasi sosial yaitu, primodialisme. Mereka merasa agamanya adalah agama terbaik dan yang lain hanyalah omong kosong bagi mereka.. Dan kejadian ini mungkin adalah salah satu cara untuk menyingkirkan agama lainnya..

    kejadian bom bunuh diri ini berdampak buruk sekali.. banyak orang yang tidak bersalah terluka, bahkan ada yang tewas dalam kejadian bom bunuh diri.. Menurut saya ini juga terjadi karena kesalahan pelaku dan negara/pemerintahannya.. seharusnya masyarakat harus di bekali cukup pengetahuan tentang adab beragama dan meningkatkan rasa manusiawi dalam masyarakat.. dari pihak negara/pemerintah harusnya berusaha meningkatkan keamanan dan pertahanan terhadap kejadian terorisme seperti itu.. dan segera mentuntaskan masalah yang membuat cemas warganya..

    Joda Sahfa Ramadhan
    XI IPS 2
    08

    Mohon Maaf Bu Atas Keterlambatannya.. Di Karenakan Ada Acara Mendadak Tadi Malam.. Jadi Sampek Rumah Langsung Tidur Karena Kecapekan..

  98. ini sudah kurang lebih yang ke-12 kalinya negeri kita mendapat teror bom semenjak tahun 2000. Sudah semestinya bangsa ini lebih waspada terhadap semua kemungkinan terjadinya teror yang sama. tindakan yang terkutuk ini tidak lagi bisa ditoleri apapun motif dan alasannya. kita tidak mau negeri kitadi jadikan sarang teroris. Ini tidak lagi mengatasnamakan golongan atau kelompok tertentu tetapi ini merupakan bentuk ancaman bagi seluruh bangsa Indonesia. pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri dalam menangani kasus teroris ini. kita harus bergandeng tangan tanpa memandang perbedaan maupun golongan. kita harus sepakat bahwa terorisme adalah musuh bangsa seperti halnya korupsi.
    pencerdasan masyarakat mengenai hal-hal yang berkaitan dengan terorisme herus lebih disosialisasikan agar ketika ada sesuatu yang mencurigakan di lingkungannya segera merespon dengan tindakan yang tepat dibantu oleh aparat negara. bagi kita generasi muda harus cerdas dalam memilih komunitas atau kelompok yang mengatasnamakan perjuangan ataupun dengan propaganda yang lainnya agar tidak mudah terhasut dan mengikutinya. kita sebagai generasi muda mari manfaatkan kepandaian kita untuk menciptakan hal-hal yang bermanfaat bagi sesama.
    melihat dari kelompok-teroris yang ada, mereka adalah orang-orang muda yang potensial, yang idealismenya masih tinggi namun mereka salah memilih dalam menyalurkan aspirasinya maka justru yang terjadi adalah sebaliknya yaitu kemempuannya yang tinggi hanya dipakai untuk merugikan masyarakat.
    pemerintah seharusnya lebih transparan dalam memberikan informasi tentang ciri-ciri kelompok-kelompok teroris misalnya bagaimana cara perekrutannya, jenis propagandanya, sehingga bagi anak-anak muda lebih selektif ketika akan masuk dalam komunitas tertentu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s