Market Motor bebek menurun, sales pun “KOYA”…

[https://5osial.wordpress.com]  Market Motor di Indonesia sangat Legit, semua itu tak lepas dari sifat orang indonesia yang suka pamer dan meri. Tipe-tipe baru laris setelah launching, membuat pabrikan berlomba-lomba menciptakan brand baru dengan desain yang fresh…sebut saja New Mega Pro, Scoopy, Revo, Byson, New Scorpio Z, Mio, Satria FU, Bajaj dan masih banyak lagi…(begawan ora apal)…

Ketatnya persaingan memunculkan banyak strategi dalam dunia pemasaran, ada yang menerapkan sistem PALUGADA (Apa Lu Mau Gue Ada) dengan harga yang rapet tentunya, Pemasaran dengan Kredit Banting Depe (Down Payment), Malah ada sistem Diskon kayak HSX 125 dan yang heboh tentunya Bajaj Pulsar UG 4 yang di turunin jadi 15.9 juta..padahal harga awal 18.5-18.9 juta…

Dengan dibantingnya harga baru, motor seken harganya pasti hancur (gak laku dijual)…Motor juga akan kembali ke fungsi asalnya, yaitu sebagai alat transportasi. Tidak ada lagi prestise dan arogansi dijalanan..kan harganya murah, setiap orang juga bisa beli…apalagi modal KTP ama duit 500ribu bisa bawa pulang motor baru…(Miris)…

mau tahu penampakannya gan??

harganya di banting gan!!

Gimana gan?? kebetulan padepokan begawan ini sering disinggahi cantrik2 yang bawa selebaran…modal 500 ribu bisa dapat modem, hape juga motor baru gan!! seumpama males nyicil dan ditarik leasing toh dah dapat hape + modem….bisa pake motor baru sebulan lagi….hehehe………

12 thoughts on “Market Motor bebek menurun, sales pun “KOYA”…

  1. ❓ Ki, kemaren malah ada yang gratis Leptop! Hwalah… Hadoh2…
    ➡ Nitip absensi, kemaren semedi di gunung…:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s